Wednesday, March 28, 2012

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Keragaman Hutan di Taman Nasional Gunung Palung

Posted: 27 Mar 2012 05:21 PM PDT

ADA satu taman nasional di Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat yang memiliki hutan rawa, rawa gambut, hutan rawa air tawar, hutan mapah tropika, hutan mangrove, dan hutan pegunungan, yakni Gunung Palung.

Taman Nasional Gunung Palung memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dari berbagai jenis ekosistem. Mulai dari jelutung (Dyera costulata), ramin (Gonistylus bancamus), damar (Agathis berneensis), pulai (Alstonia scholaris), rengas (Gluta renghas), kayu ulin (Eusideroxylon zwageri), tanaman bakau (Rhizopora spp.), kendeka (Bruguiera spp.), dan berbagai tanaman obat.

Selain itu, kawasan ini juga menjadi salah satu kawasan konservasi orang utan dengan jumlah 10 persen dari populasi orang utan yang hidup di dunia. Orang utan yang hidup di kawasan ini adalah orangutan jenis Pongo pygmaues wumbii.

Ada pun beberapa jenis hewan lainnya seperti beruang madu (Helarctos malayanus euryspilus), klampiau (Hylobates muelleri), kukang (Nyticebus coucang borneanus), kijang (Muntiacus muntjak pleiharicus), kancil (Tragulus napu borneanus), bajing tanah bergaris empat (Lariscus hosei), ayam hutan (Gallus gallus), rangkong badak (Buceros rhinoceros borneoensis), enggang gading (Rhinoplax vigil), kura-kura gading (Orlitia Borneensis), penyu tempayan (Caretta caretta), buaya siam (Crocodylus siamensis), tupai kenari (Rheithrosciurus macrotis), dan sekitar 200 jenis burung.

Perjalanan pesawat dari Pontianak ke Ketapang membutuhkan waktu 2,5 jam atau 6 jam dengan Express Boat. Lalu dilanjutkan dengan bus dari Ketapang ke Teluk Melano selama 2 jam dan dari Teluk Melano ke Taman Nasional Gunung Palung dapat ditempuh dengan Long Boat selama 6 jam.

Harga tiket

Tiket masuk kawasan Taman Nasional Gunung Palung untuk wisatawan internasional Rp 10.000/orang dan wisatawan domestik Rp 1000/orang. Kamera dan kamera video dikenakan biaya sekitar Rp 25.000/unit.(wisatamelayu/*/X-13)

Terpesona di Pulau Derawan

Posted: 27 Mar 2012 05:17 PM PDT

SALAH satu keindahan alam nusantara yang jauh dari keramaian pengunjung dan seakan nampak tak terjamah adalah Pulau Derawan. Lokasinya terletak di Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya Kabupaten Berau dan berada di Selat Sulawesi, tak jauh dari perbatasan Malaysia.

Daya pikat akan hamparan pasir putih lembut yang nampak berkilat serta kejernihan air lautnya, menjadikan Pulau Derawan sebagai pilihan yang tepat jika Anda hendak melakukan wisata bahari.

Sebuah jembatan kayu terbentang dari pinggir pantai hingga mengarah ke laut. Di saat Anda sedang duduk di ujung jembatan kayu yang mengarah ke laut, jangan sia-siakan kesempatan untuk menikmati pemandangan penyu-penyu yang terkadang berenang hingga muncul diatas permukaan air yang bening Tak jarang pula penyu-penyu tersebut berkeliaran di cottage yang terdapat di pesisir pantai, bahkan pada malam hari mereka naik kedarat untuk bertelur

Seorang ilmuan dari Museum Tropis Queensland, Australia, Dr Carden Wallace, pernah melakukan penelitian akan kekaaan laut Pulau Derawan dan menjumpai lebih dari 50 jenis Arcropora (hewan laut) dalam satu terumbu karang. Melalui hal itu, Pulau Derawan menempati urutan ketiga teratas sebagai tempat tujuan menyelam dengan standar internasional.

Jika ingin melakukan penyelaman, Anda bisa menyewa alat menyelam seharga Rp 30.000/hari untuk menjelajahi keeksotisan bawah laut pulau ini. Jangan lewatkan pula kesempatan untuk melihat batu karang dengan panjang 18 meter yang dikenal sebagai “Blue Trigger Wall”, yang terdapat banyak ikan trigger disekitarnya.

Meski pulau ini relatif kurang begitu dikenal khususnya di dalam negeri, mengingat sulitnya untuk menjangkau tempat ini karena butuh perjuangan panjang, pengorbanan anda akan terbayar dengan pesona pulau Derawan. Terlebih lagi, penginapan disini relatif murah karena dikelola oleh warga sekitar. Mulai dari Rp 45.000 â€" Rp 100.000/malam. (wisatakaltim.com/*/X-13)

0 comments: