Friday, March 2, 2012

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Merasakan Bencana Alam di Museum Tsunami Aceh

Posted: 01 Mar 2012 07:07 PM PST

SEBAGAI upaya mengenang peristiwa tsumani Aceh tahun 2004 silam, didirikanlah Museum Tsunami Aceh. Arsitektur bangunannya merupakan gabungan rumah panggung khas Aceh dengan konsep escape building hill berupa bukit untuk evakuasi bencana tsunami.

Jika dilihat dari jauh, bangunan museum menyerupai kapal laut dengan cerobong. Museum berlokasi di Jalan Iskandar Muda, Banda Aceh.

Daya tarik utama museum adalah sebuah lorong sempit dimana pada kedua sisi dindingnya terdapat suara air yang bergemuruh seakan mengingatkan pada gelombang tsunami. Museum juga menampilkan simulasi elektronik gempa bumi Samudra Hindia 2004 beserta foto korban dan kisah dari mereka yang selamat.

Museum yang diresmikan pada Februari 2008 ini, juga difungsikan sebagai pusat pendidikan dan pusat evakuasi jika bencana tsunami terjadi lagi.

Konsep bangunan merupakan ide dari M. Ridwan Kamil, sang pemenang sayembara sekaligus Dosen Arsitektur Institut Teknologi Bandung, yakni Rumoh Aceh as Escape Hill.

Museum memiliki 2 tingkat. Lantai 1 merupakan area terbuka yang berfungsi sebagai tempat untuk mengenang peristiwa tsunami. Terdapat ruangan-ruangan berisikan hal-hal terkait kejadian tsunami 2004, seperti foto, artefak jejak tsunami, dan diorama (miniatur) kapal nelayan yang diterjang gelombang tsunami.

Sementara pada lantai 2 terdapat media pembelajaran seperti perpustakaan, ruang alat peraga, ruang 4D, ruang lukisan bencana, serta souvenir shop dan café. (indonesia.travel/*/X-13)

Ayo Menikmati Indahnya Alam Kota Sabang

Posted: 01 Mar 2012 07:02 PM PST

SABANG, kota kecil yang indah di ujung barat Indonesia, merupakan objek wisata bahari nusantara yang menjadi surga bagi para penyelam. Satu kota di Pulau Weh ini memiliki tugu Nol Kilometer sesuai dengan slogan “Dari Sabang sampai Merauke”. Tak jarang banyak orang menyebut Pulau Weh sebagai Pulau Sabang.

Sabang memiliki keindahan garis pantai, air laut biru yang jernih, serta pepohona hijau di sekitarnya. Selain wisata bahari ada pula wisata gunung, danau, pantai, laut dan hutan yang kealamiannya masih terjaga. Warga setempat kerap menyebut kota Sabang dengan dua nama, yakni kota bawah dan kota atas.

Sekitar ratusan spesies ikan dan ragam terumbu karang alami menghiasi kehidupan bawah lautnya. Perairan di Sabang merupakan tempat pertemuan Samudera Hindia dan Selat Malaka. Sebagai pelengkap wisata, Sabang menyelenggarakan event bernama Sabang International Regatta.

Sedikitnya ada lima pulau di Sabang, yakni Pulau Weh (pulau terbesar), Pulau Rubiah, Pulau Klah, Pulau Seulako, dan Pulau Rondo. Keaadaan alam Sabang meliputi dataran rendah, tanah bergelombang, berbukit dan begunung dan bebatuan sepanjang pantai. Sabang berbatasan langsung dengan 3 negara, yakni Malaysia, Thailand dan India. (indonesia.travel/*/X-13)

0 comments: