Monday, March 26, 2012

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Ayo Menyusuri Taman Nasional Alas Purwo

Posted: 25 Mar 2012 07:51 PM PDT

MENYUSURI hutan menjadi pengalaman liburan yang menyenangkan. Anda bisa mengunjungi Taman Nasional Alas Purwo yang dikenal sebagai hutan hujan paling alami di Indonesia, bahkan mungkin di Asia, dan termasuk yang tertua di Pulau Jawa.

Taman Nasional Alas Purwo adalah taman nasional yang terletak di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Saat berjalan di antara pepohonan besar berumur ratusan tahun yang menjulang tinggi, Anda akan ditemani suara nyanyian burung. Tak menutup kemungkinan Anda bisa menjumpai beberapa hewan seperti kijang, kera berekor panjang, lutung, ayam hutan, rusa, dan burung merak dengan ekornya yang indah.

Selain bertualang menyusuri hutan, jangan lupa mengunjungi beberapa gua mistis yang ada pada kawasannya, seperti Gua Istana, Gua Putri dan Gua Padepokan. Jika Anda pemberani, selusurilah Gua Macan yang memiliki nuansa mistis tertinggi. Konon, penduduk setempat mengatakan bahwa Bung Karno pernah bertapa di gua ini.

Umur hutan yang sangat tua kerap memberikan inspirasi untuk cerita kuno komik serta film silat. Dulunya hutan memang dijadikan sebagai tempat oleh orang-orang tertentu untuk menguatkan kesaktiannya.

Salah satu keunikan hutan adalah keberadaan sebuah pura Hindu bernama Pura Luhur Giri Salaka yang terletak di tengah hutan Taman Nasional Alas Purwo. Meski umurnya sudah tua, pura masih banyak dikunjungi pemeluk Hindu pada hari suci Pager Wesi setiap 210 hari.

Sebagai upaya mengingatkan pengunjung untuk turut menjaga kelestarian hutan, di salah satu pintu masuknya dipajang tulisan, seperti: Jangan tinggalkan apapun kecuali telapak kaki dan jangan mengambil apapun kecuali foto dan Alam itu pasrah kepadamu. (indonesia.travel/*/X-13)

Ayo Menikmati Pesona Pulau Dodola

Posted: 25 Mar 2012 07:40 PM PDT

SALAH satu permata di Pulau Morotai, Halmahera Utara, yang menjadi daya pikat bagi turis adalah Pulau Dodola. Uniknya, Anda bisa menjumpai dua tipe pasir putih di sini, yaitu kasar dan halus. Pantainya yang menghampar luas menjadi penghubung antara Pulau Dodola Besar dan Dodola Kecil.

Pemandangan lingkungan alam serta kondisi airnya yang jernih dan belum terkontaminasi menjadikannya sebagai pilihan tepat untuk melakukan aktivitas seperti bersantai, berenang, memancing dan menyelam.

Tak hanya indah dipandang mata, pulau menjadi saksi bisu atas peristiwa sejarah tentang Perang Dunia ke II. Konon, pulau kerap mendapat kunjungan Jendral McArthur beserta pasukannya untuk melakukan wisata.

Di sekitar Dodola juga terdapat pulau-pulau lainnya yang bisa dijelajahi, salah satunya Pulau Sumsum. Karena jaraknya yang tak berjauhan sangat menguntungkan bagi wisatawan untuk berkunjung ke kedua pulau hanya dengan satu waktu. Objek wisata lainnya yang bisa ditemukan di sekitar pantai adalah Batu Kopi.

Pulau Dodola terletak 5 mil dari Daruba, ibukota Kecamatan Morotai Selatan. Untuk menggapainya pengunjung bisa menggunakan kapal penumpang yang ada dalam 3x seminggu dengan rute Daruba-Morotai. Jika ingin lebih cepat sampai bisa menyewa speedboat dari Pelabuhan Daruba dengan jarak tempuh hanya 20 menit. (halmaherautara.com/X-13)

0 comments: