Wednesday, August 24, 2011

Aku Ingin Hijau

Aku Ingin Hijau


Data Hitam Lalu Lintas & Jalan Raya

Posted: 24 Aug 2011 03:49 AM PDT

Berikut ini adalah data dari berbagai sumber mengenai data data terkait
aktivitas berlalu lintas termasuk mengenai kecelakaan lalulintas dan
penyebabnya.* Hingga saat ini kecelakaan jalan raya masih memegang predikat
“pembunuh” terbesar ketiga di dunia, setelah penyakit
jantung dan TBC. (Data WHO). Jangan sampai Anda menjadi korbannya.

* Dalam setiap 9,1 menit sekali terjadi satu kasus kecelakaan di
jalan raya. (Data Kepolisian RI tahun 2009). Semoga setiap menit
hidup Anda adalah keselamatan dan selalu mengutamakan keselamatan saat
berkendaran.

* 8 dari 10 kecelakaan kendaraan bermotor di jalan raya
Indonesia melibatkan pengendara sepeda Motor (Data Dishub). Biker sejati
wajib selalu berhati hati.* Tercatat, dari sekitar 1.536 korban kecelakaan, sekitar 81,45%
adalah karyawan swasta. (Data Polda Metro Jaya). Kalau celaka
bagaimana bisamencari nafkah lagi ?.* 63 % Kecelakaan Lalulintas mengakibatkan kemiskinan pada
keluarga korbannya (Data Pustral UGM-2004). Kalo tulang
punggung keluarga yang celaka, siapa yang akan menopang ekonomi
keluarga ?* Pada tahun 2010, sejak H-7 hingga saat Lebaran tiba, jumlah
kecelakaan lalu lintas yang berkaitan dengan mudik sudah mencapai
900 kasus. Dari situ, 164 orang meninggal dunia. (Data Mabes
Polri). Tetap mudik dengan utamakan keselamatan saat agar selamat
sampai tujuan.

* 155 kecelakaan (saat mudik) dialami kendaraan roda dua,
40 kecelakaan dialami mobil berpenumpang, 22 kecelakaan dialami bus, 34
kecelakaan dialami mobil barang, dan 9 kecelakaan dialami jenis
kendaraan lainnya. (Data Kepolisian RI). Siapapun Anda, selalu
mengutamakan keselamatan adalah upaya untuk mencegah terjadinya
kecelakaan.

* 65 % dari Kecelakaan mobil yang terjadi disebabkan oleh
kelalaian individu (Data Dupont). Sikap kita saat berkendaraan akan
menentukan keselamatan di jalan.* Faktor mengantuk merupakan penyebab tertinggi kecelakaan saat
mudik, sekitar 34% atau sepertiga dari kecelakaan diakibatkan
mengantuk. (Data Ditjen Perhubungan Darat) Persiapkan kondisi tubuh
sebelum berkendaran, istirahat setiap 2 jam perjalanan, semoga Anda
selalu selamat selama di jalan.

* Faktor kedua yang merupakan penyebab tertinggi kecelakaan saat
mudik adalah kurang antisipasi (28%), karena mengemudi mobil adalah
pekerjaan yang menuntut 100% konsentrasi. (Data Ditjen Perhubungan
Darat). Fokus dan jaga konsentrasi Anda dari hal hal yang dapat
mengalihkannya.

* Faktor ketiga penyebab tertinggi kecelakaan saat mudik adalah
pecah ban kendaraan. (Data Ditjen Perhubungan Darat). Periksa ban
sebelum berkedaraan dan berhenti bila dirasa ada yang tidak beres dengan
ban kendaraan Anda.

* Riset menunjukan bahwa semakin kecepatan berkendaraan
ditingkatkan, semakin besar pula potensi terjadinya kecelakaan
fatal. (Data WHO) Berkendaraanlah denga kecepatan yang bijak sesuai
situasi dan kondisi yang tepat.Semoga informasi ini dapat menginspirasi para rekan Pro Safety seta
rekan kerabat kita yang juga para pengguna jalan.

Sumber: Lorco.co.id <http://www.lorco.co.id/> dan diadaptasi juga dari
berbagai sumber


Filed under: Berita Lingkungan Lokal, Hemat Di Jalan Tagged: jalan, kecelakaan jalan

Harta karun di lemari baju anda

Posted: 23 Aug 2011 05:11 PM PDT

Dulu sudah ada artikel Bersih-bersih lemari baju, dimana pasti ada saja baju-baju yang jarang di pakai, masih bagus, sudah kekecilan, dan masih layak untuk diberikan kepada orang lain seperti saudara atau sebagai sumbangan.

Kadang kita mau mudik pun suka membelikan baju-baju baru untuk sanak keluarga. Tidak ada salahnya kalau anda juga membawa baju-baju bekas yang masih layak tersebut sebagai hadiah untuk keluarga anda. Membawa baju bekas bukan berarti mereka yang kerja merantau tidak sukses karena tidak mampu membawa baju baru.

Tetapi hal ini tentunya akan membantu melestarikan lingkungan kita karena kita berarti mengurangi konsumsi pakaian dan menggunakan kembali barang yang sudah jarang kita pakai, tetapi akan bermanfaat untuk orang lain.

Kalaupun anda tidak mau memberikan kepada sanak saudara, tentunya masih banyak sekali orang yang membutuhkan pakaian. Sumbangkan pakaian anda ke panti-panti sosial. Baju yang menurut anda kurang layak dapat menjadi harta bagi orang lain. Inilah waktunya untuk berbagi “harga karun” di lemari anda.


Filed under: Daur ulang, Lingkungan Rumah Tagged: reuse

0 comments: