Wednesday, February 24, 2010

Aku Ingin Hijau

Aku Ingin Hijau


Perumahan Hijau?

Posted: 23 Feb 2010 03:27 AM PST


Filed under: Fakta Lingkungan, Kartun

Aku Ingin Hijau Selanjutnya...

Monday, February 22, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Macan Dahan Pemilik Taring Terpanjang

Posted: 22 Feb 2010 10:02 AM PST

Macan Dahan Borneo dan Sumatera (Neofelis diardi) atau lebih sering disebut hanya dengan Macan Dahan merupakan salah satu anggota kucing besar selain Singa, Harimau, Macan Tutul, Jaguar, dan Cheetah. Sebagaimana Harimau dan Macan Tutul, Macan Dahan termasuk salah satu satwa langka yang dimiliki oleh Indonesia. Yang paling unik ternyata Macan dahan memiliki taring yang terbesar [...]

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Anang's Blog

Anang's Blog


Wasit Goblok ?

Posted: 21 Feb 2010 01:27 PM PST


"Kalau saat diuntungkan wasit kita jumawa dan tidak protes. Jangan protes jika wasit bertindak sebaliknya. Itulah hakikat kejujuran."

Level kita memang baru sebatas jadi penonton. Wasit harusnya melihat televisi dan belajar bagaimana untuk menjadi wasit yang baik. Begitu juga dengan para pemain sepakbola perlu belajar berbaik sangka bahwa wasit sudah melakukan yang terbaik seadil-adilnya. Serta satu hal yakni belajar bagaimana menghormati setiap keputusan wasit...


Menyaksikan pertandingan Arema lawan Persebaya semalam memang tersaji laga panas yang penuh gengsi. Duel sesama Jatim ini sudah seperti ajang pertaruhan harga diri. Kemenangan harus direbut, meski dengan cara apapun.... Ketika wasit menjadi 'pemenang', maka saling tuduh pun muncul dari banyak pihak yang merasa dirugikan.....

Ah... Seandainya jiwa sportivitas dan pemahaman akan arti sebuah pertandingan sudah dijiwai oleh semua elemen pertandingan sepakbola, ya pemain, ya pelatih, ya wasit, ya penonton, ya semuanya, tidak sepantasnya hal yang sedemikian terjadi.......

Baca Juga :
Anarkisme Suporter Bola
Blog Sepakbola

Gambar Ilustrasi diambil dari Google Images.

Anang's Blog Selanjutnya...

[New post] 'Virus Wow' dalam Vodka, Cinta, dan Bunga

'Virus Wow' dalam Vodka, Cinta, dan Bunga

dekadeku | 22 Februari 2010 pada 8:11 am | Tag: Cinta, dan Bunga, Virus Wow | Categories: Info Unik Seputar Buku | URL: http://wp.me/pGrDA-8M

Buku Vodka, Cinta, dan BungaJAKARTA-- Buku berjudul Vodka, Cinta dan Bunga menyampaikan pesan keunikan Rusia yang dapat mencengangkan pembacanya seperti dikisahkan oleh penulisnya Aji Surya yang mengaku mengidap `virus wow` saat mengemban tugas sebagai seorang diplomat yang baru satu tahun di negeri beruang merah tersebut, di Jakarta, Jumat (20/2).

Menuruit Aji Surya, dia melukiskan keindahan alam serta uniknya budaya Rusia dengan ungkapan "virus wow" sebagai rasa kagumnya kepada negara tersebut saat mengamati setiap sisi wilayah dan kehidupan masyarakatnya yang kemudian dituangkan dalam sebuah buku yang berjudul Vodka, Cinta, dan Bunga.

Aji Surya yang lulusan Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur, itu menyampaikan rasa kekagumannya terhadap Rusia pada acara bedah buku Vodka, Cinta dan Bunga, di Perum LKBN ANTARA pada Rabu, 10 Februari 2010.

Acara bedah buku tersebut juga menghadirkan dua pembahas yaitu Christina Victoria Marta M.A asal Romania yang kini menjadi ketua Program S3 pada Universitas Padjadjaran dan Jefry Alkatiri, pengajar dan peneliti di Departemen Sejarah, Program Studi Rusia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia.

Menurut Aji, yang lulusan Pesantren Gontor, Jawa Timur, tersebut sebenaranya banyak keindahan-keindahan serta keunikan-keunikan budaya yang mirip dengan yang ada di Indonesia antara lain seperti kegiatan kaum Muslim di negara tersebut.

Dia menjelaskan banyak penulis dari negara lain yang sudah menulis tentang Rusia namun mereka tidak dapat masuk ke komunitas Islam sehingga Vodka, Cinta dan Bunga menjadi unik karena buku tersebut mampu mendapat informasi tentang kegiatan keagamaan umat Muslim di negara tersebut.

Untuk itu, buku tersebut juga dapat mengajak para pembacanya terutama masyarakat Indonesia untuk mengetahui Rusia yang kini telah berubah dari kesan kaku dan tertutup karena negara tersebut kini telah lebih terbuka dengan segala keunikan dan keindahannya, kata Aji yang juga pernah menjadi wartawan Tempo.

Aji mengatakan buku tersebut juga diharapkan dapat menjembatani dalam proses persahabatan yang lebih erat antara masyarakat Indonesia dan Rusia dengan segala kemiripannya karena kedua bangsa tersebut mencintai persahabatan dan kedamaian seperti yang dilambangkan dalam buku tersebut oleh kata Vodka, Cinta dan Bunga.

Selain Aji, buku tersebut juga ditulis oleh Khoirul Rosyadi yang juga pengasuh sekolah Sosiologi di Universitas Negri Trunojoyo, Madura. Khoirul juga pernah menjadi seorang wartawan di Yogyakarta dan guru di Surabaya.

(www.antaranews.com)

Komentari tulisan ini


[New post] 'Virus Wow' dalam Vodka, Cinta, dan Bunga Selanjutnya...

Saturday, February 20, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Pohon Jamblang (Syzygium cumini) Rumah Para Hantu

Posted: 20 Feb 2010 07:20 AM PST

Jamblang atau Duwet adalah nama buah dan pohon untuk tanaman bernama ilmiah Syzygium cumini. Pohon penghasil buah ini masih tergolong dalam suku jambu-jambuan (Myrtaceae). Jamblang atau Duwet kini termasuk salah satu tanaman yang mulai terlupakan bahkan langka dan jarang dibudidayakan. Konon, pohon Jamblang (Syzygium cumini) merupakan rumah bagi para hantu. Jamblang atau Duwet di beberapa daerah [...]

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Aku Ingin Hijau

Aku Ingin Hijau


Penghamburan makanan

Posted: 19 Feb 2010 11:00 AM PST


Apa saja hal-hal yang membuat kita menghamburkan makanan?

  • Sisa makanan di piring yang kita buang termasuk bumbu-bumbu yang sebenarnya cukup banyak seperti santan, kari, hingga kecap dan saus tomat yang terbuang
  • Makanan yang sudah “terlihat” tidak enak lagi sehingga kita malas makan
  • Makanan yang jamuran akibat tidak dimasukkan ke kulkas
  • Sisa-sisa masakan di panci yang terbuang
  • Sisa makanan yang masih dapat dimakan tetapi karena tinggal sedikit, akhirnya dibuang
  • Makanan (termasuk minuman, susu, coklat bungkus, permen) yang sudah “lewat” tanggal kadaluwarsa
  • Sisa kopi dan teh yang tinggal sedikit di cangkir tetapi tidak diminum
  • Sayur-sayuran mentah yang tidak termasak karena busuk
  • Makanan yang diambil terlalu banyak saat makan prasmanan
  • Memesan terlalu banyak makanan di restoran yang akhirnya tidak dibawa pulang dan terbuang
  • Pembelian makanan terlalu banyak karena adanya diskon atau promo lainnya, yang akhirnya bisa tidak termakan
  • Sisa saus dalam botol saus yang sulit diambil sehingga kita buang bersama botolnya
  • dan lain-lain…

Sering kali, makanan-makanan yang terbuang itu masih terbungkus rapi dan belum tersentuh sama sekali alias masih baru. Seperti beli roti-roti yang akhirnya jamuran, buah-buahan yang busuk, hingga snack-snack yang terlupa dan ada di lemari paling belakang sehingga sudah lama kadaluwarsa.

Kadang kita tidak terlalu banyak memikirkan tentang hal ini, tetapi semua barang konsumsi yang kita makan sudah melewati begitu banyak rantai produksi yang sangat sarat energi dan biaya, dan akhirnya terbuang begitu saja menjadi sampah dan membusuk.

Contohnya saja buah-buahan yang kita makan bisa datang dari Australia atau Cina, yang sebelumnya harus ditanam, dipelihara, dipanen, dibungkus, lalu di transport dengan truk, kapal laut, dan proses lainnya.

Begitu juga susu yang rusak sudah melewati tahap peternakan sapi, proses produksi, transport dan lainnya.

Tahukah anda bahwa untuk membuat 1 galon saus tomat (3.785 liter) membutuhkan 2 galon tomat segar? Sehingga setelah diproses dan dimasukkan botol, saat kita ambil saus tomat terlalu banyak di piring dan kita buang, sebenarnya kita membuang banyak sekali tomat yang dibutuhkan untuk membuatnya. Begitu juga saus-saus lainnya. Membuang makanan baik ke sampah, wastafel tempat cuci piring ataupun selokan juga sangat tidak baik untuk lingkungan karena akan mencemari lingkungan, sehingga tetap lebih baik makanan tidak dibuang dan dimakan dengan sesuai. Kalau menurut penelitian WRAP (Waste and Resources Action Program) di Negara Inggris, maka setiap rumah tangga membuang setidaknya 1/3 dari makanan yang dibeli. Tentu saja ini adalah hal yang sangat besar. Jadi bayangkan, bila kita belanja Rp. 300.000,–  maka kita membuang Rp. 100.000,– begitu saja tanpa terasa. Bagaimana kalau uang tersebut dapat kita hemat?

Ada banyak sekali kesempatan untuk merubah gaya hidup kita yang dapat mengurangi penghamburan makanan sehingga pada akhirnya akan menguntungkan kita juga. Dengan menghemat penghamburan makanan, mengurangi belanja yang berlebihan dan selalu mengecek lemari agar tidak banyak makanan yang kadaluwarsa, kita akan dapat menghemat pengeluaran belanja kita juga sehingga bukan saja kita lebih untung, tetapi kita juga telah ikut menyelamatkan lingkungan kita.

Link:

- Cinta Lingkungan Berarti Menghargai Makanan
- Kalau mau menyelamatkan lingkungan, jangan sisakan makanan

Referensi:

- Waste and Resources Action Program (WRAP)
- Love Food Hate Waste Website

Filed under: Daur Ulang, Lingkungan Rumah

Perusahaan harus menghemat listrik

Posted: 19 Feb 2010 06:50 AM PST


Dengan adanya keputusan direksi PLN No.313/K/DIR/2009 tanggal 31 Desember 2009 tentang Ketentuan Pelaksanaan Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik Oleh Pelanggan PT.PLN (PERSERO) maka para pengguna listrik atau pelanggan PLN dengan daya yang lebih dari 6.600 VA (volt ampere) akan mendapatkan penurunan batas hemat listrik yang disubsidi. Seperti yang anda ketahui, tarif listrik yang kita bayarkan saat ini terdiri dari biaya yang dibayar dengan tarif subsidi ditambah biaya diatas batas hemat tersebut dengan tarif non-subsidi. Yang dilakukan oleh PLN bukan kenaikan tarif listrik, tetapi penurunan kwh batas hemat yang disubsidi khusus untuk pelanggan dengan daya pasang yang lebih besar dari 6.600 VA sehingga pelanggan yang menggunakan listrik lebih dari batas hemat tersebut akan membayar dengan tarif non-subsidi yang jauh lebih mahal.

Simulasi kenaikan tarif listrik untuk rumah atau kantor anda, klik disini.

Dengan hal ini maka yang akan banyak terkena adalah perusahaan yang menggunakan banyak daya dan juga rumah-rumah mewah. PLN juga “memaksa” pelanggan-pelanggan ini untuk dapat menghemat listrik juga bila ingin tagihannya tidak naik terlalu banyak.

Beberapa cara untuk menghemat terutama untuk kantor dan perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Atur ulang penerangan listrik di ruangan sehingga bila pemakai listrik hanya di bagian tertentu, maka tidak semua lampu harus dinyalakan
  • Ganti lampu-lampu bohlam dengan lampu hemat energi
  • Matikan monitor komputer saat dipakai karena monitor menggunakan listrik lebih banyak dari komputer. sebagai pembanding, saat operasional rata-rata komputer menggunakan 55 watt dan monitor menggunakan 75 watt.
  • Hindari terlalu banyak menggunakan fotocopy. Untuk distribusi dapat digunakan scanner lalu di email
  • Print berwarna lebih boros energi dibandingkan print hitam putih. Selain itu printer laser lebih boros energi dibandingkan printer inkjet.
  • Nyalakan AC 15-30 menit setelah mulai kerja, dan matikan AC 15-30 menit sebelum pulang. Hal kecil ini pun akan sangat menghemat bila dilakukan setiap hari untuk kantor yang memiliki banyak unit AC
  • Matikan lampu WC saat tidak ada orang atau tidak dipakai

Hal-hal di atas adalah hanya beberapa hal saja yang dapat kita lakukan bersama-sama. Mudah-mudahan dengan hal ini maka kita dapat berhemat sehingga kita bukan saja membayar PLN dengan lebih hemat, tetapi gaya hidup kita dapat ikut melestarikan lingkungan.

Apakah anda juga memiliki ide lain untuk menghemat energi yang dapat anda bagi?

Filed under: Berita Lingkungan Lokal, Bisnis Hijau, Energy

Aku Ingin Hijau Selanjutnya...