Aku Ingin Hijau |
| Posted: 19 Feb 2010 11:00 AM PST Apa saja hal-hal yang membuat kita menghamburkan makanan?
Sering kali, makanan-makanan yang terbuang itu masih terbungkus rapi dan belum tersentuh sama sekali alias masih baru. Seperti beli roti-roti yang akhirnya jamuran, buah-buahan yang busuk, hingga snack-snack yang terlupa dan ada di lemari paling belakang sehingga sudah lama kadaluwarsa. Kadang kita tidak terlalu banyak memikirkan tentang hal ini, tetapi semua barang konsumsi yang kita makan sudah melewati begitu banyak rantai produksi yang sangat sarat energi dan biaya, dan akhirnya terbuang begitu saja menjadi sampah dan membusuk. Contohnya saja buah-buahan yang kita makan bisa datang dari Australia atau Cina, yang sebelumnya harus ditanam, dipelihara, dipanen, dibungkus, lalu di transport dengan truk, kapal laut, dan proses lainnya. Begitu juga susu yang rusak sudah melewati tahap peternakan sapi, proses produksi, transport dan lainnya. Tahukah anda bahwa untuk membuat 1 galon saus tomat (3.785 liter) membutuhkan 2 galon tomat segar? Sehingga setelah diproses dan dimasukkan botol, saat kita ambil saus tomat terlalu banyak di piring dan kita buang, sebenarnya kita membuang banyak sekali tomat yang dibutuhkan untuk membuatnya. Begitu juga saus-saus lainnya. Membuang makanan baik ke sampah, wastafel tempat cuci piring ataupun selokan juga sangat tidak baik untuk lingkungan karena akan mencemari lingkungan, sehingga tetap lebih baik makanan tidak dibuang dan dimakan dengan sesuai. Kalau menurut penelitian WRAP (Waste and Resources Action Program) di Negara Inggris, maka setiap rumah tangga membuang setidaknya 1/3 dari makanan yang dibeli. Tentu saja ini adalah hal yang sangat besar. Jadi bayangkan, bila kita belanja Rp. 300.000,– maka kita membuang Rp. 100.000,– begitu saja tanpa terasa. Bagaimana kalau uang tersebut dapat kita hemat? Ada banyak sekali kesempatan untuk merubah gaya hidup kita yang dapat mengurangi penghamburan makanan sehingga pada akhirnya akan menguntungkan kita juga. Dengan menghemat penghamburan makanan, mengurangi belanja yang berlebihan dan selalu mengecek lemari agar tidak banyak makanan yang kadaluwarsa, kita akan dapat menghemat pengeluaran belanja kita juga sehingga bukan saja kita lebih untung, tetapi kita juga telah ikut menyelamatkan lingkungan kita. Link: - Cinta Lingkungan Berarti Menghargai Makanan Referensi: - Waste and Resources Action Program (WRAP) |
| Perusahaan harus menghemat listrik Posted: 19 Feb 2010 06:50 AM PST
Simulasi kenaikan tarif listrik untuk rumah atau kantor anda, klik disini. Dengan hal ini maka yang akan banyak terkena adalah perusahaan yang menggunakan banyak daya dan juga rumah-rumah mewah. PLN juga “memaksa” pelanggan-pelanggan ini untuk dapat menghemat listrik juga bila ingin tagihannya tidak naik terlalu banyak. Beberapa cara untuk menghemat terutama untuk kantor dan perusahaan adalah sebagai berikut:
Hal-hal di atas adalah hanya beberapa hal saja yang dapat kita lakukan bersama-sama. Mudah-mudahan dengan hal ini maka kita dapat berhemat sehingga kita bukan saja membayar PLN dengan lebih hemat, tetapi gaya hidup kita dapat ikut melestarikan lingkungan. Apakah anda juga memiliki ide lain untuk menghemat energi yang dapat anda bagi? Filed under: Berita Lingkungan Lokal, Bisnis Hijau, Energy |
| You are subscribed to email updates from Aku Ingin Hijau To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
0 comments:
Post a Comment