Saturday, February 20, 2010

Aku Ingin Hijau

Aku Ingin Hijau


Penghamburan makanan

Posted: 19 Feb 2010 11:00 AM PST


Apa saja hal-hal yang membuat kita menghamburkan makanan?

  • Sisa makanan di piring yang kita buang termasuk bumbu-bumbu yang sebenarnya cukup banyak seperti santan, kari, hingga kecap dan saus tomat yang terbuang
  • Makanan yang sudah “terlihat” tidak enak lagi sehingga kita malas makan
  • Makanan yang jamuran akibat tidak dimasukkan ke kulkas
  • Sisa-sisa masakan di panci yang terbuang
  • Sisa makanan yang masih dapat dimakan tetapi karena tinggal sedikit, akhirnya dibuang
  • Makanan (termasuk minuman, susu, coklat bungkus, permen) yang sudah “lewat” tanggal kadaluwarsa
  • Sisa kopi dan teh yang tinggal sedikit di cangkir tetapi tidak diminum
  • Sayur-sayuran mentah yang tidak termasak karena busuk
  • Makanan yang diambil terlalu banyak saat makan prasmanan
  • Memesan terlalu banyak makanan di restoran yang akhirnya tidak dibawa pulang dan terbuang
  • Pembelian makanan terlalu banyak karena adanya diskon atau promo lainnya, yang akhirnya bisa tidak termakan
  • Sisa saus dalam botol saus yang sulit diambil sehingga kita buang bersama botolnya
  • dan lain-lain…

Sering kali, makanan-makanan yang terbuang itu masih terbungkus rapi dan belum tersentuh sama sekali alias masih baru. Seperti beli roti-roti yang akhirnya jamuran, buah-buahan yang busuk, hingga snack-snack yang terlupa dan ada di lemari paling belakang sehingga sudah lama kadaluwarsa.

Kadang kita tidak terlalu banyak memikirkan tentang hal ini, tetapi semua barang konsumsi yang kita makan sudah melewati begitu banyak rantai produksi yang sangat sarat energi dan biaya, dan akhirnya terbuang begitu saja menjadi sampah dan membusuk.

Contohnya saja buah-buahan yang kita makan bisa datang dari Australia atau Cina, yang sebelumnya harus ditanam, dipelihara, dipanen, dibungkus, lalu di transport dengan truk, kapal laut, dan proses lainnya.

Begitu juga susu yang rusak sudah melewati tahap peternakan sapi, proses produksi, transport dan lainnya.

Tahukah anda bahwa untuk membuat 1 galon saus tomat (3.785 liter) membutuhkan 2 galon tomat segar? Sehingga setelah diproses dan dimasukkan botol, saat kita ambil saus tomat terlalu banyak di piring dan kita buang, sebenarnya kita membuang banyak sekali tomat yang dibutuhkan untuk membuatnya. Begitu juga saus-saus lainnya. Membuang makanan baik ke sampah, wastafel tempat cuci piring ataupun selokan juga sangat tidak baik untuk lingkungan karena akan mencemari lingkungan, sehingga tetap lebih baik makanan tidak dibuang dan dimakan dengan sesuai. Kalau menurut penelitian WRAP (Waste and Resources Action Program) di Negara Inggris, maka setiap rumah tangga membuang setidaknya 1/3 dari makanan yang dibeli. Tentu saja ini adalah hal yang sangat besar. Jadi bayangkan, bila kita belanja Rp. 300.000,–  maka kita membuang Rp. 100.000,– begitu saja tanpa terasa. Bagaimana kalau uang tersebut dapat kita hemat?

Ada banyak sekali kesempatan untuk merubah gaya hidup kita yang dapat mengurangi penghamburan makanan sehingga pada akhirnya akan menguntungkan kita juga. Dengan menghemat penghamburan makanan, mengurangi belanja yang berlebihan dan selalu mengecek lemari agar tidak banyak makanan yang kadaluwarsa, kita akan dapat menghemat pengeluaran belanja kita juga sehingga bukan saja kita lebih untung, tetapi kita juga telah ikut menyelamatkan lingkungan kita.

Link:

- Cinta Lingkungan Berarti Menghargai Makanan
- Kalau mau menyelamatkan lingkungan, jangan sisakan makanan

Referensi:

- Waste and Resources Action Program (WRAP)
- Love Food Hate Waste Website

Filed under: Daur Ulang, Lingkungan Rumah

Perusahaan harus menghemat listrik

Posted: 19 Feb 2010 06:50 AM PST


Dengan adanya keputusan direksi PLN No.313/K/DIR/2009 tanggal 31 Desember 2009 tentang Ketentuan Pelaksanaan Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik Oleh Pelanggan PT.PLN (PERSERO) maka para pengguna listrik atau pelanggan PLN dengan daya yang lebih dari 6.600 VA (volt ampere) akan mendapatkan penurunan batas hemat listrik yang disubsidi. Seperti yang anda ketahui, tarif listrik yang kita bayarkan saat ini terdiri dari biaya yang dibayar dengan tarif subsidi ditambah biaya diatas batas hemat tersebut dengan tarif non-subsidi. Yang dilakukan oleh PLN bukan kenaikan tarif listrik, tetapi penurunan kwh batas hemat yang disubsidi khusus untuk pelanggan dengan daya pasang yang lebih besar dari 6.600 VA sehingga pelanggan yang menggunakan listrik lebih dari batas hemat tersebut akan membayar dengan tarif non-subsidi yang jauh lebih mahal.

Simulasi kenaikan tarif listrik untuk rumah atau kantor anda, klik disini.

Dengan hal ini maka yang akan banyak terkena adalah perusahaan yang menggunakan banyak daya dan juga rumah-rumah mewah. PLN juga “memaksa” pelanggan-pelanggan ini untuk dapat menghemat listrik juga bila ingin tagihannya tidak naik terlalu banyak.

Beberapa cara untuk menghemat terutama untuk kantor dan perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Atur ulang penerangan listrik di ruangan sehingga bila pemakai listrik hanya di bagian tertentu, maka tidak semua lampu harus dinyalakan
  • Ganti lampu-lampu bohlam dengan lampu hemat energi
  • Matikan monitor komputer saat dipakai karena monitor menggunakan listrik lebih banyak dari komputer. sebagai pembanding, saat operasional rata-rata komputer menggunakan 55 watt dan monitor menggunakan 75 watt.
  • Hindari terlalu banyak menggunakan fotocopy. Untuk distribusi dapat digunakan scanner lalu di email
  • Print berwarna lebih boros energi dibandingkan print hitam putih. Selain itu printer laser lebih boros energi dibandingkan printer inkjet.
  • Nyalakan AC 15-30 menit setelah mulai kerja, dan matikan AC 15-30 menit sebelum pulang. Hal kecil ini pun akan sangat menghemat bila dilakukan setiap hari untuk kantor yang memiliki banyak unit AC
  • Matikan lampu WC saat tidak ada orang atau tidak dipakai

Hal-hal di atas adalah hanya beberapa hal saja yang dapat kita lakukan bersama-sama. Mudah-mudahan dengan hal ini maka kita dapat berhemat sehingga kita bukan saja membayar PLN dengan lebih hemat, tetapi gaya hidup kita dapat ikut melestarikan lingkungan.

Apakah anda juga memiliki ide lain untuk menghemat energi yang dapat anda bagi?

Filed under: Berita Lingkungan Lokal, Bisnis Hijau, Energy

0 comments: