Friday, March 9, 2012

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Suatu Hari di Pantai Pasir Padi, Bangka

Posted: 09 Mar 2012 03:42 PM PST

RASANYA tidak berlebihan jika menyetarakan indahnya pantai-pantai yang ada di Provinsi Bangka Belitung dengan pantai di Pulau Bali. Tak salah pula, sutradara Riri Reza memilih panorama alam, terutama keindahan pantai di provinsi ini sebagai background untuk film Laskar Pelangi-nya.

Memang, pantai-pantai nan indah di provinsi baru ini tak setenar Pantai Kuta Bali atau Pantai Carita di Banten. Namun tak disangsikan lagi, begitu menginjakan kaki di Pulau Bangka aroma bahari itu langsung menyergap. Pantai-pantai yang ada di wilayah Negeri Serumpun Sebalai ini memiliki panorama alam yang sangat menakjubkan serta masih alami.

Di sana, di gugusan Pulau Bangka tersebutlah Pantai Pasir Padi, Pantai Paray, Matras, Tanjung Ular, Tanjung Kalian, Romodong, Air Anyir. Di gugusan Pulau Belitung ada Pantai Tanjung Tinggi, Tanjung Kelayang dan Punai. Untuk pantai yang disebut pertama itu merupakan salah satu pantai yang siap dikunjungi wisatawan. Karena meski dalam skala terbatas sudah dilengkapi fasilitas pariwisata.

Rasa takjub langsung memenuhi pikiran begitu sampai di lokasi Pantai Pasir Padi. Mata tertegun menatap indahnya panorama alam yang bersih dan masih perawan karena belum banyak tersentuh ulah merusak tangan manusia.

Air laut nan biru dengan hampatan pasir putih bersih sedikit semburat saat disinari mentari menyelimuti daratan pinggir pantai sejauh mata memandang. Rimbun dan hijaunya tetumbuhan khas pantai menambah takjubnya panorama Pantai Pasir Padi. Sungguh sebuah pemandangan yang sulit dijumpai di pantai-pantai yang ada di wilayah lain. Tak heran udara di sepanjang pantai itu masih segar dengan hembusan angin laut yang cukup kencang meski cuaca sedikit panas.

Di sini wisatawan juga bisa berlayar di perairan pantai. Dengan garis pantai sepanjang 100 hingga 300 meter berombak tenang dan pasir putih yang padat Pantai Pasir Padi sering dimanfaatkan wisatawan sebagai tempat olah raga, seperti sepakbola, voli pantai, bermain layang-layang.

Pantai wisata ini juga digemari oleh semua pengunjung beragam usia karena sangat nyaman untuk mandi atau berjemur dengan kehangatan air lautnya.

Di pantai ini selain berenang, para wisatawan juga bisa berlayar menuju dua pulau kecil yang terletak sekitar 2 mil dari bibir pantai dengan menggunakan perahu layar milik nelayan.

Di Pulau Panjang itu wisatawan bisa melihat kesibukan keluarga nelayan serta membeli dan menikmati hasil tangkapan mereka. Jika lapar langsung menyergap bisa langsung mampir ke rumah-rumah makan yang berjejer menikmati masakan makanan laut, seperti ikan, kepiting, udang yang bisa disajikan dalam bentuk dibakar ataupun digoreng.

Perlu perhatian
Kawasan wisata yang menghadap Laut Cina Selatan ini tak sulit mencapainya. Dari Kota Pangkalpinang ke arah selatan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit memanfaatkan jalur darat.

Memang jalannya tak semulus yang ada di Pulau Dewata. Tapi hamparan hijau rimbunnya dedaunan di kanan-kiri jalan yang didominasi ilalang tinggi menciptakan kesejukan. Tak heran menjelang senja banyak pengunjung datang sekadar menikmati udara sore yang romantis.

Pantai Pasir Padi dengan keindahan panoramanya seharusnya bisa sebagai destinasi wisatawan domestik maupun asing. Sangat disayangkan belumdiimbangi oleh berbagai sarana pendukungnya, seperti infrastruktur jalan yang masih rusak, kendaraan umum yang nyaris tidak ada yang menuju lokasi pantai.

Wisatawan kebanyakan masih hanya dari warga sekitar yang memang telah seringkali datang bersama keluarga atau juga teman- temannya dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Kebutuhan tempat menginap, pengembangan lahan arena bermain, dan penataan rumah-rumah makan masih belum optimal untuk mendukung pantai yang indah ini sebagai destinasi. Kurangnya promosi menjadi salah satu penyebab mengapa pantai itu hanya ramai dikunjungi warga setempat. (mediaindonesia.com)

Sumba Semakin Eksotik

Posted: 09 Mar 2012 03:32 PM PST

BEGITU turun di Bandara Tambolaka, pertama-tama yang kujumpai di luar pintu keluar para lelaki rata-rata bermulut merah karena sirih. Sebagian dari mereka menyarungkan parang di pinggang.

Mengapa semua lelaki di Sumba harus menyandang parang? Itu kesan dan pertanyaanku saat kunjungan pertama ke Sumba. Akhirnya takjub juga. Betapa indah dan kayanya kebudayaan Indonesia. Inilah Sumba, satu dari ribuan kebudayaan di Nusantara.

Tepatnya Sumba Barat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam rangka memenuhi ajakan teman sesama fotografer yang berniat menyaksikan acara sukacita musim panen atau tahun baru menurut penanggalan Merapu. Mengunjungi Sumba dapat melalui Bandara Tambolaka atau dari Waingapu. Luas Sumba 11.150 km pesegi. Boleh dikatakan pulau terbesar di Provinsi NTT.

Tatanan kehidupan sosial adat Sumba masih mengenal tingkat raja atau golongan Maramba. Juga golongan tokoh-tokoh adat dan pejabat yang disebut Kabihu, dan orang-orang biasa yang dikenal dengan Ata.

Kehidupan umum orang Sumba dari hasil pertanian, berternak kerbau dan sapi serta perikanan laut. Semakin banyak berternak kerbau semakin tinggi simbol status seseorang, terutama kerbau menjadi nilai untuk mas kawin pada waktu melamar gadis.

Sumba terkenal dengan kayu cendana, kuda-kudanya, makam-makam megalith dan kain-kain ikat yang unik dan terjaga dengan tema-tema filosofis.

Bentuk-bentuk rumah adat mereka memiliki puncak atap-atap tinggi yang unik, guna menyimpan benda-benda pusaka dan hasil panen. Ruangan tinggal juga terbagi untuk wanita dan pria. Sementara bagian terbawah tempat kandang-kandang ternak. Rumah mereka umumnya juga dikelilingi makam-makam keluarga dan leluhur klen-klen mereka.

Hampir seluruh segi-segi kehidupan masyarakat Sumba diliputi muatan atas dasar antropologi agama. Marapu merupakan inti kebudayaan mereka, yang berintikan pada sumber nilai-nilai dan pandangan hidup yang berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Sumba pada umumnya.

Upacara yang terbesar dalam lingkungan adat adalah upacara pernikahan dan upacara kematian dan mengorbankan banyak kerbau, sapi, babi bahkan kuda.

Pada setiap upacara keagamaan berbagai bentuk kesenian biasanya selalu ditampilkan pula. Dapat dikatakan bahwa kesenian merupakan pengiring bagi religi mereka.

Walaupun tidak mengenal bahasa tulisan, orang Sumba mempunyai kesusasteraan suci yang hidup dalam ingatan para ahli atau pemuka-pemuka kepercayaan Merapu. Dikenal dengan sebutan Lii Ndai atau Lii Marapu yang dituturkan pada upacara-upacara ritual dalam alunan nyanyian adat yang syahdu.

Kesusasteraan suci itu dipercaya bertuah dan dapat mendatangkan kemakmuran pada warga komunitas demi mengundang kesuburan bagi tanaman serta binatang ternak.

Hal lain yang menarik dari perjalanan saya ke dusun-dusun di pelosok Sumba itu, adalah tentang kuburan. Jika di tempat lain makam-makam biasanya jauh dari pemukiman maka di Sumba dibangun di halaman rumah.

Dahulu material yang digunakan membuat pemakaman adalah batu-batu alam yang dipotong. Namun sekarang sudah banyak yang membuat makam-makam semacam itu terbuat dari semen yang dicor.

Makam-makam tersebut dibangun di halaman rumah, merupakan wujud kecintaan mereka terhadap orang yang telah pergi agar tetap dekat dan selalu turut menjaga keamanan dan kesejahteraan keluarga yang masih hidup.

Sastra Sumba
Nyanyian suci selalu menggambarkan pentingnya manusia harus selalu meyesuaikan dengan irama gerak alam semesta, dengan mengawasi bersama akan ketertiban hubungan antara manusia dengan alam.

Selain itu manusia juga harus selalu mengupayakan keseimbangan hubungan dengan kekuatan-kekuatan bahasa alam yang menjadi bagian dari alam semesta itu sendiri. Bila hubungan baik atau kerja sama antara manusia dengan alam terpelihara, maka keseimbangan dan ketertiban itu dapat mendatangkan kemakmuran dan kedamaian hati.

Hal tersebut berlaku pula antara manusia yang masih hidup dan hubungannya dengan arwah-arwah mereka yang sudah mati. Manusia yang masih hidup mempunyai kewajiban untuk tetap dapat mengadakan hubungan dengan arwah-arwah leluhur tersebut.

Berbagai upacara adat pun kutemui. Upacara umumnya harus diatur waktunya agar sejajar dengan irama gerak alam semesta. Pengaturan waktu untuk itu didasarkan pada kalender adat Sumba. Kalender adat tidak boleh diubah atau ditiadakan.

Karena telah ditetapkan berdasarkan nuku-hara para leluhur. Bila ada yang berani mengubah aturan leluhur, dipercayai akan menimbulkan kegoncangan yang juga menimbulkan bahaya karena murkanya para leluhur. Dari situ, ragam tarian adat bisa dinikmati. Alunan musik pengiring dan gemulai gerak sungguh menampakkan keharmonisan.(mediaindonesia.com)

Potlot Adventure Selanjutnya...

Thursday, March 8, 2012

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Sejenak Menjadi Warga Desa di Desa Wisata Pentingsari

Posted: 08 Mar 2012 04:27 PM PST

DESA Wisata Pentingsari menjadi pilihan tepat bagi Anda yang jenuh akan kehidupan perkotaan yang menjemukan. Tawaran nuansa pedesaan yang hijau siap meneduhkan hati dan pikiran Anda lengkap dengan aktivitas yang mendekatkan diri dengan alam.

Saat memasuki kawasan seluas 130 hektare ini, Anda akan disambut oleh hamparan tanah yang ditanami pepohonan asri, seperti sedereta pohon buah-buahan, serta perkebunan coklat, kopi, dan cengkeh.

Desa Wisata Pentingsari berada di Kelurahan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Suasananya sejuk dan masih alami kerena berdekatan dengan pegunungan.

Serangkaian aktivitas sudah disiapkan untuk pengunjung. Untuk wisata alam pengunjung akan diajak berkeliling desa menikmati nuansa pedesaan sambil melihat kekayaan alam, budaya, pertanian dan lingkungan desa. Tersedia pula area Outbond.

Sedangkan untuk wisata budaya pengunjung bisa belajar bermain gamelan, membatik, serta menari Jawa klasik yang dipandu oleh para ahli.

Mengunjungi desa tak akan lengkap sebelum melakukan wisata pertanian yang meiputi kegiatan seperti menanam bibit padi, bertani jamur, bertani umbi-umbian, dan bertani pohon cokelat.

Tersedia puluhan homestay khas desa untuk pengunjung yang dilengkapi dengan fasilitas penginapan standar. Pengunjung bisa menikmati air yang bersumber dari mata air pegunungan dan makanan yang diolah dari bahan-bahan kualitas pilihan yang diperoleh langsung, misalnya telur ayam. Selengkapnya silahkan mengunjungi laman: http://desawisatapentingsari.com (*/X-13)

Pantai Sire Medana, Koleksi Pantai Terindah Lombok

Posted: 08 Mar 2012 04:21 PM PST

SALAH satu pesona Lombok yang terindah adalah Pantai Sire Medana yang terletak di kawasan Kabupaten Lombok Utara di Dusun Medana, 35 km dari Kota Mataram.

Keindahan lautan, kesegaran alam, hamparan pasir putih, keramah-tamahan penduduk, dan kelestarian terumbu karangnya membuat pantai menjadi salah satu lokasi wisata yang sangat terkenal dan banyak diminati wisatawan domestik dan mancanegara.

Kawasan pantai menawarkan sederetan kemewahan, seperti lapangan golf 18 holes di Lombok Golf Kosaido Country Club yang dikelilingi pemandangan menawan. Lalu ada Hotel The Oberoi Lombok yang memiliki dek kapal layar dan yatch, serta taman berukuran luas bernuansa indah, tenang, nyaman dan mewah.

Tak ketinggalan ada Hotel Tugu Lombok dengan deretan pemandangan pondok tradisional beratap jerami yang memiliki halaman kebun kelapa seluas 6 hektar. Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan pemandangan matahari terbit dengan latar belakang Gunung Rinjani.

Saat berada di kawasan wisata Pantai Sire Medana, sempatkan pula berkunjung ke 3 pulau andalan Lombok, yakni Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan dengan kejernihan air laut dan koleksi koral yang begitu indah. (lombokonline.info/*/X-13)

Menikmati Kesunyian Alam di Pulau Peucang

Posted: 07 Mar 2012 08:23 PM PST

SANGAT pribadi dan jauh dari kehidupan modernisasi merupakan dua hal yang bisa diperoleh jika Anda mengunjungi Pulau Peucang, pulau tropis yang berada di kawasan warisan alam dunia (world heritage site) Taman Nasional Ujung Kulon, Selat Panaitan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Peucang kaya akan koleksi flora dan faunanya. Letak pulau yang ada di antara pertemuan samudra Indonesia dan peariran selat Sunda membuat kehidupan bawah lautnya memiliki aneka biota laut dan terumbu karang beragam.

Bagi Anda yang ingin melakukan ekowisata atau kegiatan wisata bahari sangatlah cocok memilih pulau kecil yang indah dan berpasir putih ini. Kata peucang berarti rusa, penamaan dikarenakan banyak dijumpai ratusan rusa hidup di hutan pulau peucang.

Tak perlu bingung mencari penginapan di Pulau Peucang. Tersedia fasilitas penyedia operator perjalanan setempat bernama Ujung Kulon Ecowisata yang akan mengorganisir pengunjung, baik perorangan atau kelompok, untuk mendapatkan penginapan.

Pilihan akomodasi yang tersedia di pulau antara lain 10 kamar Flora B dan 6 kamar Flora A dengan fasilitas teras pribadi dan ruangan utama. Kemudian ada kamar Fauna dengan 10 kamar standar dengan kipas angina yang terletak di antara hutan dan di pinggir pantai.

Penginapan dilengkapi pula dengan restoran yang menghadap ke pantai dan semenanjung Ujung Kulon. Wisatawan juga akan diajak para tim pemandu untuk berkeliling seluruh kawasan Ujung Kulon. (peucangisland.com/*/X-13)

Gua Rancang Kencono, Tempat Persembunyian Pejuang

Posted: 07 Mar 2012 08:19 PM PST

GUA Rancang Kencono menjadi saksi bisu atas masa perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Gua merupakan gua purba karena di dalamnya ditemukan artefak dan tulang belulang berumur ribuan tahun. Terletak di Desa Wisata Bleberan, Yogyakarta.

Tak perlu perlengkapan khusus untuk menyusuri gua. Untuk memasukinya, pengunjung hanya cukup menuruni tangga batu yang sudah dibangun sejak dulu. Sebatang pohon klumpit berdiri tegak menutupi atas gua seakan menjadi pelindung.

Dulu gua sempat dijadikan sebagai lokasi persembunyian dan pertemuan Laskar Mataram saat menyusun rencana pengusiran Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Fungsi gua sebagai tempat perancangan strategi kemerdekaan menjadi alasan mengapa gua diberi nama Gua Rancang Kencono.

Langit-langit gua banyak dihiasi stalaktit. Banyak di antaranya sudah mati sehingga tak nampak air yang menetes. Tepat di sebelah ruang pertemuan, ada ruang kecil yang sempit dan gelap. Di dalamnya terdapat lukisan bendera merah putih serta kata-kata penyemangat untuk para pejuang.

Ada pula sebuah lorong yang menghubungkan Gua Rancang Kencono dengan obyek wisata Air Terjun Sri Gethuk. Namun sayangnya sebagian lorong telah runtuh sehingga tak bisa ditelusuri.

Wisata Gua Rancang Kencono dikelola sepenuhnya oleh masyarakat Desa Wisata Bleberan. Harga tiket masuk seharga Rp 3.000 dan sudah termasuk tiket masuk ke Air Terjun Sri Gethuk. (yogyes.com/*/X-13)

Melihat Koleksi Kupu-kupu di Bantimurung

Posted: 07 Mar 2012 08:15 PM PST

BAGI Anda yang ingin memanjakan mata dengan keindahan kupu-kupu penuh warna, berkunjunglah ke Taman Wisata Alam Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan. Tempat ini merupakan sebuah penangkaran kupu-kupu terbesar di Indonesia.

Banyaknya ragam dan populasi kupu-kupu yang ada membuat seorang pria asal Inggris, Alfred Russel Wallace, menjulukinya sebagai The Kingdom of Butterfly. Di tempat ini juga Anda akan menemukan para pedagang yang menjual kupu-kupu yang sudah diawetkan.

Penangkaran dilengkapi pula dengan gedung laboratorium untuk mengembang-biakkan kupu-kupu. Sedikitnya terdapat 100 spesies kupu-kupu Bantimurung yang jumlahnya kerap ditingkatkan.

Di kandang penangkaran, ulat dibiarkan seminggu kemudian dimasukan ke tempat metamorfosis. Setelah dua minggu, kepompong berubah menjadi kupu-kupu. Sebagian di lepas ke alam bebas, dan sebagian diawetkan untuk koleksi museum.

Wilayah Taman Wisata Alam Bantimurung didominasi kawasan karst sehingga menjadikannya sebagai tempat kesukaan kupu-kupu yang senang akan kondisi lembab di kawasan wisata alam seluas 18 hektar ini.

Guna menjaga populasi kupu-kupu, dilakukan penanaman pohon dan tanaman bunga yang menjadi tempat bertelur kupu-kupu. Ditanam pula ratusan pohon jeruk, srikaya dan sirih hutan. Lalu ada tanaman kembang sepatu dan bunga asoka sebagai pakan (makanan/asupan yang diberikan kepada hewan) kupu-kupu.

Bunga dan pohon yang berfungsi sebagai pakan menjadi daya tarik terbesar karena banyak kupu-kupu hinggap di atasnya. (desawisatasamangki.com/X-13)

Potlot Adventure Selanjutnya...

Wednesday, March 7, 2012

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Energi Terbarukan di Indonesia

Posted: 07 Mar 2012 03:43 AM PST

Energi terbarukan di Indonesia, sebuah ironi. Di satu sisi Indonesia merupakan negara dengan potensi melimpah akan sumber energi terbarukan semisal tenaga matahari (surya), angin, dan panas bumi (geothermal). Sayangnya pemerintah Indonesia belum memanfaatkan secara maksimal sumber energi terbarukan yang melimpah … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Dofior, Tembok Berlin di Papua

Posted: 07 Mar 2012 12:59 AM PST

BICARA soal Tembok Berlin yang menjadi pembatas antara Berlin Barat dan Berlin Timur, di negara kita sendiri juga ada tembok seperti itu. Adalah Dofior yang menjadi tembok pembatas pantai-pantai Dofior di Kota Sorong, Papua.

Tembok Dofior atau sering juga disebut Tembok Berlin Papua itu memiliki panjang sekitar 1 kilometer dan digunakan sebagai penangkal abrasi. Tinggi tembok ini diperkirakan sekitar 1,5 meter dan lebar tembok bagian atasnya sekitar 1 meter.

Pada bagian tembok lainnya terdapat beberapa titik anak tangga yang mempunyai selisih tinggi sekitar 30 sentimeter. Seolah bagian atas tembok memang sengaja dibuat untuk memudahkan pengunjung menikmati suasana Pantai Dofior.

Biasanya orang-orang pergi ke Pantai Dofior untuk melihat terbenamnya matahari (sunset). Jika ingin melanjutkan perjalanan wisata di Sorong bisa ke Pulau Doom dan Pulau Buaya.(*/X-13)

Merasakan Kesegaran Alam Curug Cipendok

Posted: 06 Mar 2012 11:55 PM PST

CURUG Cipendok terletak di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cilingok, kurang lebih 15 km di sebelah barat Purwokerto, Jawa Tengah. Di sini Anda bisa menyaksikan pemandangan alam berupa air terjun yang tingginya 92 m dan hutan-hutan yang indah. Nah, untuk peristirahatan di sekitar area juga tersedia bumi perkemahan.

Ingin mengusir rasa lapar ? Jajanan mendoan dan susu murni bisa Anda temukan di warung-warung rumah penduduk. Dan setelah itu Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Telaga Pucung.

Asal mula nama Curug Cipendok diambil dari sebuah kisah. Di mana pemerintah kolonial Belanda saat itu menugaskan Wedana Ajibarang yang bernama R. Ranusentika untuk kerja rodi membabat hutan di lereng gunung ini.

Namun R. Ranusentika merasa bosan dan ia pun pergi untuk memancing ikan di air terjun yang ada ceruk atau kedungnya yang dalam. Ketika kail diarahkan ke kedung, bukan ikan yang didapat melainkan pendok atau warangka keris berwarna kuning emas. (*/X-13)

Potlot Adventure Selanjutnya...

Sunday, March 4, 2012

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Kuskus Tutul Hitam Marsupial Langka Papua

Posted: 04 Mar 2012 07:33 AM PST

Kuskus tutul hitam atau Spilocuscus rufoniger adalah salah satu marsupial (hewan berkantung) asal Papua yang langka. Kuskus tutul hitam termasuk salah satu dari 71 hewan paling langka Indonesia yang oleh IUCN Redlist diberi status Critically Endangered, sebagaimana pernah saya tulis … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Friday, March 2, 2012

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Merasakan Bencana Alam di Museum Tsunami Aceh

Posted: 01 Mar 2012 07:07 PM PST

SEBAGAI upaya mengenang peristiwa tsumani Aceh tahun 2004 silam, didirikanlah Museum Tsunami Aceh. Arsitektur bangunannya merupakan gabungan rumah panggung khas Aceh dengan konsep escape building hill berupa bukit untuk evakuasi bencana tsunami.

Jika dilihat dari jauh, bangunan museum menyerupai kapal laut dengan cerobong. Museum berlokasi di Jalan Iskandar Muda, Banda Aceh.

Daya tarik utama museum adalah sebuah lorong sempit dimana pada kedua sisi dindingnya terdapat suara air yang bergemuruh seakan mengingatkan pada gelombang tsunami. Museum juga menampilkan simulasi elektronik gempa bumi Samudra Hindia 2004 beserta foto korban dan kisah dari mereka yang selamat.

Museum yang diresmikan pada Februari 2008 ini, juga difungsikan sebagai pusat pendidikan dan pusat evakuasi jika bencana tsunami terjadi lagi.

Konsep bangunan merupakan ide dari M. Ridwan Kamil, sang pemenang sayembara sekaligus Dosen Arsitektur Institut Teknologi Bandung, yakni Rumoh Aceh as Escape Hill.

Museum memiliki 2 tingkat. Lantai 1 merupakan area terbuka yang berfungsi sebagai tempat untuk mengenang peristiwa tsunami. Terdapat ruangan-ruangan berisikan hal-hal terkait kejadian tsunami 2004, seperti foto, artefak jejak tsunami, dan diorama (miniatur) kapal nelayan yang diterjang gelombang tsunami.

Sementara pada lantai 2 terdapat media pembelajaran seperti perpustakaan, ruang alat peraga, ruang 4D, ruang lukisan bencana, serta souvenir shop dan café. (indonesia.travel/*/X-13)

Ayo Menikmati Indahnya Alam Kota Sabang

Posted: 01 Mar 2012 07:02 PM PST

SABANG, kota kecil yang indah di ujung barat Indonesia, merupakan objek wisata bahari nusantara yang menjadi surga bagi para penyelam. Satu kota di Pulau Weh ini memiliki tugu Nol Kilometer sesuai dengan slogan “Dari Sabang sampai Merauke”. Tak jarang banyak orang menyebut Pulau Weh sebagai Pulau Sabang.

Sabang memiliki keindahan garis pantai, air laut biru yang jernih, serta pepohona hijau di sekitarnya. Selain wisata bahari ada pula wisata gunung, danau, pantai, laut dan hutan yang kealamiannya masih terjaga. Warga setempat kerap menyebut kota Sabang dengan dua nama, yakni kota bawah dan kota atas.

Sekitar ratusan spesies ikan dan ragam terumbu karang alami menghiasi kehidupan bawah lautnya. Perairan di Sabang merupakan tempat pertemuan Samudera Hindia dan Selat Malaka. Sebagai pelengkap wisata, Sabang menyelenggarakan event bernama Sabang International Regatta.

Sedikitnya ada lima pulau di Sabang, yakni Pulau Weh (pulau terbesar), Pulau Rubiah, Pulau Klah, Pulau Seulako, dan Pulau Rondo. Keaadaan alam Sabang meliputi dataran rendah, tanah bergelombang, berbukit dan begunung dan bebatuan sepanjang pantai. Sabang berbatasan langsung dengan 3 negara, yakni Malaysia, Thailand dan India. (indonesia.travel/*/X-13)

Potlot Adventure Selanjutnya...

Thursday, March 1, 2012

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Ayo Tambah Pengetahuan di Museum Gedong Arca

Posted: 29 Feb 2012 10:33 PM PST

BALI juga menjadi destinasi yang sarat akan sejarah dengan adanya keberadaan museum yang jumlahnya tak sedikit. Salah satunya Museum Arkeologi atau yang lebih dikenal sebagai Gedong Arca. Bangunan museum terbilang artistik dan sangat mencerminkan nuansa Bali.

Museum resmi berdiri pada tanggal 14 September 1974. Lokasinya berada di Desa Pejeng, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Kawasan museum dipenuhi pepohonan hijau, kolam teratai dan bunga anggrek.

Halaman Museum Gedong Arca mengikuti pola bangunan pura yang terdiri dari halaman luar (jaba sisi), halaman tengah (jaba tengah), dan halaman dalam (jeroan). Pada halaman tengah terdapat lima gedung yang berfungsi sebagai ruang pameran.

Koleksi museum terbagi menjadi dua kelompok, yakni benda cagar budaya (BCB) dari masa prasejarah dan masa sejarah.

Salah satu koleksi istimewa museum adalah Sarkofagus atau palungan yang ditata berdasarkan kelompok menurut lokasi penemuan dalam balai kecil yang artistik. Sebagian palungan berbentuk trapesium dan kura-kura.

Sarkofagus merupakan peti batu yang berfungsi sebagai wadah kubur pada masa prasejarah. Umur koleksi tersebut diperkirakan 2.000-2.500 tahun. Arca Ganesha, sang pelindung seni dan ilmu pengetahuan, juga termasuk salah satu koleksi di Gedong Arca. (museumindonesia.com/*/X-13)

Pantai Dato, Satu Keindahan di Sulawesi Barat

Posted: 29 Feb 2012 10:29 PM PST

SALAH satu objek wisata alam yang tak boleh terlupa saat berkunjung ke Majene, Sulawesi Barat adalah Pantai Dato. Pantai terbagi menjadi 2 bagian yaitu pantai berpasir putih dan pantai beralaskan karang.

Sebuah karang belubang akibat deburan ombak menjadi pemandangan mengagumkan dan daya tambah Pantai Dato. Cobalah tantang adrenalin keberanian Anda dengan menyusuri pinggiran tebing menuju puncak karang.

Ketinggian puncak karang sekitar 20m dan dari atas Anda bisa menikmati jernihnya air laut yang menembus hingga ke dasar. Nampak ikan-ikan yang bermain di antara terumbu karang.

Pantai Dato hanya bisa digapai menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewaan. Dari kota Majene jaraknya sekitar 15 menit. Rute jalannya terbilang mulus dan selama perjalanan Anda akan menjumpai hutan kecil dan kebun milik penduduk setempat.

Sesampainya di tempat parkiran pantai, Anda harus menuruni tebing setinggi 30m menggunakan anak tangga batu.

Wisata alam Majene lainnya yang tak kalah indah antara lain Puncak Salabose, Pantai Barane, Air Terjun Malle, Pantai Baluno, Pantai Pacitan, Air Terjun Limboro, Pasir Putih Bonde-bonde, Pemandian Air Panas Makula dan obyek wisata sejarah Makam Raja-raja Banggae. (wisatanesia.com/*/X-13)

Potlot Adventure Selanjutnya...