Potlot Adventure |
| Desa Wisata Wangunharja – Begitu Kental Ritual Tradisional Posted: 14 Jun 2011 05:15 PM PDT
Kehidupan masyarakat yang bersahaja dengan adat istiadat tradisional yang tetap terjaga, ditunjang balutan keindahan alam pegunungan menjadi magnet kuat Desa Wisata Wangunharja menarik wisatawan. Ritual Ruatan Bumi adalah satu dari beberapa tradisi warga desa yang menjadi daya tarik wisata Wangunharja. Pesta rakyat ini pun telah dikemas dalam suatu paket wisata. Upacara Ruatan Bumi adalah salah satu tradisi adat masyarakat agraris dalam mengucap syukur kepada Tuhan penguasa alam atas hasil pertanian yang didapat. Selain ungkapan syukur, pesta rakyat ini dilaksanakan sebagai ritual tolak bala dan bentuk penghormatan kepada para leluhur. Upacara yang digelar pada pertengahan bulan Djulhizah (Rayagung) ini selalu dimeriahkan berbagai kesenian tradisional masyarakat Sunda. Acara yang tak kalah menarik adalah ritual Ngabeungkat. Tradisi ini diselenggarakan untuk menyambut datangnya musim hujan sebagai tanda dimulainya masa bercocok tanam. Upacara Ngabeungkat dilaksanakan dengan menyembelih kambing kemudian darahnya dibuang ke selokan. Daging kambing sembelihan dibagikan kepada masyarakat. Setelah ritual tersebut masyarakat menyediakan Sasajen (sesaji), yang diletakkan di pinggir sungai. Pelaksanaan Ngabeungkat dimaksudkan untuk ngahuripkeun solokan (memakmurkan sungai), ngahuripkeun sawah, dan ngahuripkeun yang memiliki sawah. Kawasan seluas sekitar 100 hektar itu terdapat beberapa lokasi obyek wisata seperti, Curug Bentang, Curug Cibareubeuy (Desa Cibeusi), ada juga Situs Cibadak (Desa Cibadak). Rute Panduan dan Fasilitas Sumber: Majalah Travel Club |
| You are subscribed to email updates from Potlot Adventure To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
0 comments:
Post a Comment