Tuesday, April 24, 2012

Aku Ingin Hijau

Aku Ingin Hijau


20 Fakta Mengerikan Tentang Bumi Kita

Posted: 23 Apr 2012 04:00 PM PDT

Disadur dari vivanews.com

Bumi kita ini tidak akan bertahan selamanya, sedangkan kita bergantung pada bumi untuk bertahan hidup.

Kita akan binasa semuanya apabila bumi hancur oleh berbagai sebab.  Kedengarannya menakutkan sekali, tetapi kita perlu menyadari bahwa sumber daya bumi terbatas.

Penggunaan sumber daya bumi secara serampangan seperti sekarang ini, bisa menyebabkan kehidupan manusia berakhir dalam kehancuran.

Para ilmuwan berspekulasi mengenai perubahan-perubahan komposisi bumi, apakah itu tentang pemanasan global atau sumber daya mineral yang sudah mulai merosot.

Marilah kita mengamati bagaimana kita secara perlahan namun pasti menuju kepada kehancuran yang dibuat oleh tangan kita sendiri.

Jadi bagaimanakah masa depan kita dan bumi yang kita diami ini? Berikut ini fakta-faktanya:

1. Pemanasan global adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi.  Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan lingkungan telah dilakukan.  Bumi berusaha untuk terus eksis dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu sangat dahsyat dan tidak terkendali.

2. Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara.  Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya.  Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan.  Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.

3. Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan.  Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.

4. Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan.  Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan.  Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan.  Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.

5. Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi.  Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.

6. Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan.  Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun.  Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara.  Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.

7. Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.

8. Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.

9. Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya.  Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.

10. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi.  Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun.  1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.

11.Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.

12. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan.  Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya.  Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia.  Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan.  Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan.

13. Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.

14. Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.

15. Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan.  Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 miliar.

16. Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.

17. Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.

18. Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi.  Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.

19. Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.

20. Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif.  Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.

Sebuah pertanyaan untuk kita semua; apakah upaya kita untuk ikut membantu kelestarian alam sekarang ini bisa memberi dampak yang berarti dan signifikan, ataukah secara ironi aktivitas kita lainnya malah mempercepat kerusakan dan kehancuran bumi?


Filed under: Berita Lingkungan Global, Fakta Lingkungan

Aku Ingin Hijau Selanjutnya...

Monday, April 23, 2012

Aku Ingin Hijau

Aku Ingin Hijau


Rencana liburan ke luar negeri? Cari yang bisa banyak jalan atau bersepeda

Posted: 22 Apr 2012 10:13 PM PDT

Liburan sekolah Juni-Juli mulai sebentar lagi. Pastinya banyak orang tua yang mulai merencanakan liburan untuk keluarga, baik di dalam negeri ataupun ke luar negeri.

Untuk yang akan liburan ke luar negeri, ada opsi-opsi tempat liburan yang bisa memberikan pengalaman yang berbeda dan ramah lingkungan, yaitu dengan banyak berjalan kaki atau naik sepeda. Liburan ini bukannya tidak menggunakan mobil, bus atau alat transportasi lainnya, tetapi saat di kota tersebut, maka anda bisa lebih banyak jalan kaki atau bersepeda yang menyehatkan.

Beberapa daftar yang saya sadur, berikut tautannya adalah:

World’s Top walking Cities – Departures.com

  1. Hong kong
  2. New York City, USA
  3. Boston, USA
  4. Budapest, Hungary
  5. Paris, France
  6. Venice, Italy
  7. Prague, Czech Republic
  8. Cape Town, South Africa
  9. Vienna, Austria
  10. Tokyo, Japan
  11. Marrakesh, Morocco

World’s Best Walking Cities – Huffingtonpost.com

  1. Buenos Aires, Argentina
  2. Washington, D.C. USA
  3. Cartagenas de Indias, Colombia
  4. Budapest, Hungary
  5. Paris, France
  6. Taipei, Taiwan
  7. Stone Town, Zanzibar, Tanzania
  8. Sydney, Australia
  9. Salzburg, AUstria
  10. New York City, USA
  11. Vancuver, B.C., Canada
  12. Munich, Germany
  13. Tallinn, Estonia – Old Town

The World’s best city walks – Forbes.com

  1. Boston, USA
  2. Dublin, Ireland
  3. Florence, Italy
  4. london, england
  5. New Orleans, USA
  6. New York, USA
  7. Paris, France
  8. Rome, Italy
  9. San Francisco, USA

America Walkability Ranking – walkscore.com

  1. New York
  2. San Francisco
  3. Boston
  4. Chicago
  5. Philadelphia
  6. Seattle
  7. Washington D.C.
  8. Miami
  9. Minneapolis
  10. Oakland

Bicycle Friendly Cities in the world – Virgin Vacation

  1. Amsterdam, Netherlands
  2. Portland, Oregon, USA
  3. Copenhagen, Denmark
  4. Boulder, Colorado, USA
  5. Davis, California, USA
  6. Sandnes, Norway
  7. Trondheim, Norway
  8. San Francisco, California, USA
  9. Berlin, Germany
  10. Barcelona, Spain
  11. Basel, Switzerland

Top 10 Bicycle Friendly Cities – Vacationhomes.net

  1. Copenhagen, Denmark
  2. Amsterdam, Netherlands
  3. Melbourne, Australia
  4. Barcelona, Spain
  5. Bogota, Colombia
  6. Berlin, Germany
  7. Montreal, Canada
  8. Milano, Italy
  9. Portland, USA
  10. Beijing, China

World’s Most Bike Friendly Cities – opentravel.com

  1. Amsterdam, Netherlands
  2. Copenhagen, Denmark
  3. Trondheim, Norway
  4. Lund, Sweden
  5. Berlin, Germany
  6. Basel, Switzerland
  7. Tokyo, Japan
  8. Paris, France
  9. Ottawa, Canada

Yang mana kota favorit atau kota impian anda untuk jalan-jalan?


Filed under: Energi Alternatif, Fakta Lingkungan, Hemat Di Jalan, Jalan-jalan, Sehat Hijau

Survey

Posted: 22 Apr 2012 08:11 AM PDT

Aku Ingin Hijau Selanjutnya...

Sunday, April 22, 2012

Aku Ingin Hijau

Aku Ingin Hijau


I’m back

Posted: 22 Apr 2012 04:33 AM PDT

Dear pembaca akuinginhijau.org,

Sudah beberapa lama waktu saya tidak menulis di blog karena kesibukan di pekerjaan dan juga karena lahirnya anak kedua saya. Waktu menulis yang biasanya malam hari jadi lebih sibuk karena selain mengurus rumah tangga, waku belajar sama anakyang besar (bikin PR) atau mengurus yang kecil. Nah… karena anak kedua sudah mulai lewat 1 tahun, mudah-mudahan sekarang mulai bisa nyolong-nyolong waktu lagi untuk menulis.

Terima kasih atas perhatiannya untuk blog ini.

 

 

akuinginhijau.org


Filed under: Uncategorized

Aku Ingin Hijau Selanjutnya...

Thursday, April 19, 2012

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Jambore Daerah XIII Jawa Tengah 2012 Karanganyar

Posted: 19 Apr 2012 07:31 AM PDT

Jambore Daerah ke-13 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah Tahun 2012 akan diselenggarakan di Kabupaten Karanganyar. Jambore Daerah (Jamda) XIII Gerakan Pramuka ini akan digelar pada tanggal 24-29 Juni 2012 di Buper Cakra Pahlawasri, Desa Delingan Kabupaten Karanganyar. Jambore adalah … Lanjut membaca

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Monday, April 16, 2012

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Elang Bondol Maskot Kota Jakarta yang Makin Langka

Posted: 16 Apr 2012 08:22 AM PDT

Elang Bondol sebagai maskot kota Jakarta, pastinya sudah diketahui oleh semua warga kota Jakarta. Bahkan bus transjakarta pun turut menggunakan gambar burung Elang Brondol (dengan mencengkeram Salak Condet) sebagai logo yang terpasang di setiap bisnya. Namun bagi yang memperhatikan pastinya … Lanjut membaca

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Aek Rara, Kolam Air Soda di Tarutung

Posted: 16 Apr 2012 12:07 AM PDT

SODA biasanya untuk diminum, tapi bagaimana jika soda digunakan untuk berendam? Kolam air soda menjadi objek wisata yang cukup menarik hati karena airnya berasal dari pancaran mata air alami berupa air soda.

Letak kolam air soda tepatnya berada di Kaki Bukit Desa Parbubu I, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Penduduk setempat biasa menyebutnya sebagai ‘aek rara. Tak hanya warga lokal yang kerap menyambangi kolam, tapi keunikannya mampu memikat pengunjung asing.

Air soda di kolam memancar tanpa henti dari dalam tanah melalui beberapa mata air. Aroma soda baru akan tercium saat berada di dekat kolam. Efek gelembung-gelembung udara membuat air soda di kolam Aek Rara seakan mendidih. Mata airnya juga berfungsi mengairi sawah para petani.

Tak seperti minuman soda, air soda di kolam tidaklah lengket di tubuh. Namun jangan lupa mengenakan kaca mata renang saat mandi agar mata tidak terasa perih. Lingkungan sekitar kolam sangatlah indah dan sejuk karena berdekatan dengan areal persawahan serta dikelilingi bukit-bukit.

Ada larangan khusus saat berada di area Aek Rara, seperti tidak boleh berkata kotor atau mengeluarkan cacian, berperilaku tak baik, dan larangan tanpa busana.

Aek Rara ditemukan pertama kali oleh seorang bidan desa bernama O Tobing Sihite. Menyadari keunikan air yang terpancar dari mata air Aek Rara, keluarga O Tobing Sihite membangunnya menjadi sebuah kolam pemandian dan masyarakat diperbolehkan berenang dikolam secara gratis.(*/X-14)

Nikmatnya Bersantai di Hutan Mangrove

Posted: 15 Apr 2012 11:50 PM PDT

BAGI warga ibu kota yang ingin melepas kepenatan, tak perlu pergi meninggalkan Jakarta. Sebuah kawasan wisata mangrove bernama Taman Wisata Alam Angke Kapuk menjadi pilihan yang tepat. Anda bisa menghabiskan waktu sambil menikmati keindahan vegetasi pohon bakau yang menedukan.

Satu kegiatan yang bisa dilakukan di sini adalah berjalan kaki menyusuri pinggiran sungai, hutan mangrove, hingga pinggir laut. Sederetan pohon bakau yang rindang akan membantu Anda menyegarkan pikiran, ditambah lagi dengan kicauan burung pantai.

Saat bersampan mengelilingi hutan mangrove, Anda akan dipandu oleh petugas untuk melihat ragam satwa yang jarang dijumpai di luar kawasan hutan mangrove. Setiap ada perahu yang lewat biasanya akan ada beberapa ikan yang bermunculan.

Fasilitas di taman wisata terbilang lengkap dan pastinya terawat, seperti restoran dan cafe, area outbond, kawasan perkemahan, dan lapangan olahraga. Bagi Anda yang ingin bermalam tersedia beberapa pilihan villa. Bila ingin mendekatkan diri dengan alam tersedia pula penginapan berupa kemah.

Taman Wisata Alam Angke Kapuk juga dikenal sebagai Mangrove Resort Kapuk. Letaknya tak jauh dari perumahan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Cukup mudah untuk menggapainya. Biaya masuk taman seharga Rp 10.000. (*/X-14)

Potlot Adventure Selanjutnya...

Friday, April 13, 2012

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


TKK Lingkungan Hidup Tumbuhkan Cinta Alam Pada Pramuka

Posted: 13 Apr 2012 07:35 AM PDT

TKK (Tanda Kecakapan Khusus) Lingkungan Hidup efektif untuk menumbuhkan rasa cinta alam dan lingkungan hidup pada anggota Pramuka. TKK Lingkungan Hidup dapat diartikan sebagai beberapa jenis TKK dalam kepramukaan yang berkaitan dengan Lingkungan Hidup. TKK sendiri merupakan bagian dari sistem … Lanjut membaca

Alamendah's Blog Selanjutnya...