Thursday, December 22, 2011

Anang's Blog

Anang's Blog


Selamat Hari Ibu

Posted: 21 Dec 2011 07:31 PM PST


Pagi hari yang indah berteman kabut tipis di halaman rumah. Saat semua orang rumah belum bangun sudah terdengar samar-samar suara sapu yang melawan tanah kering.. Kresekkk kresekkk.... Ibu, pagi hari itu ia sudah bangun dan menyapu halaman rumah....

Tak lama kemudian ia sudah siap beraksi untuk berbenah dan menunaikan tugas berikutnya.... Memasak makanan untuk sarapan pagi kita.... Ah...

Jam kerja seorang ibu rumah tangga memang beda seperti jam kantoran yang mengenal batas waktu, masuk pukul sekian pulang pukul sekian. Tapi ibu lebih dari itu. Ia bekerja nonstop 24 jam penuh pengabdian....

Perjuangannya yang tidak kenal lelah demi keluarga memang layak untuk diberikan sebuah penghormatan khusus di hari ini tanggal 22 Desember....


Blog biru mengucapkan selamat hari ibu buat ibu-ibu luar biasa di luar sana... Yang selalu mendermakan jiwa raganya demi putra-putri tercinta dan keluarga...

Selamat hari ibu.....



Klik tombol di bawah ini untuk memainkan lagu Ibu dari mas Iwan Fals....
Klik tombol di bawah ini untuk memainkan lagu Bunda dari mbak Melly Goeslaw....
Klik tombol di bawah ini untuk memainkan lagu Bunda dari Kerispatih....

Anang's Blog Selanjutnya...

Monday, December 19, 2011

Anang's Blog

Anang's Blog


KISI-KISI SKL UN Tahun Pelajaran 2011/2012

Posted: 18 Dec 2011 03:59 PM PST


Mengutip info yang ada disini, blog biru ikut mengabarkan berita gembira tentang SKL UN 2011/2012, silahkan download SKL UN 2012 yang telah dikeluarkan oleh BSNP disini. Berikut ini kutipannya:

Dengan ini kami sampaikan Kisi-Kisi UN Tahun Pelajaran 2011/2012 untuk :  SD-MI dan SMP-MTs-SMPLB, SMA-MA-SMALB dan SMK,  kepada seluruh siswa yang akan mengkikuti UN dan pendidik kami ucapkan selamat menyongsong pelaksanaan UN TP 2011/2011 semoga dengan semangat belajar dan berlatih akan teraih cita-cita dengan hasil yang maksimal.

Bagi yang dulu menunggu keluarnya SKL UN, sudah ingin download SKL UN, atau penasaran dengan isi kisi-kisi ujian nasional 2012 yang akan keluar, silahkan segera mengunduhnya...

Lengkap ada SKL UN Matematika SMP SMA 2012, SKL UN Fisika SMA 2012, SKL UN Kimia SMA 2012, SKL UN Biologi SMA 2012, SKL UN Bahasa Indonesia SMP SMA 2012, SKL UN Bahasa Inggris SMP SMA 2012, dll..

Adapun Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 ini akan direncanakan berlangsung dengan jadwal seperti tercantum di bawah:

Ujian Nasional bagi tingkat SMA/MA akan diadakan pada 16-19 April 2012, dan bagi yang berhalangan ikut UN bisa mengikuti UN susulan yang akan dilaksanakan pada 23-26 April.

Untuk tingkat SMP/MTs dan SMPLB, Ujian Nasional akan dilaksanakan pada 23-26 April 2012, sementara Ujian susulan akan berlangsung pada 30- 4 Mei 2012.

Sedangkan bagi siswa SD/MI/SDLB Ujian Nasional akan dilangsungkan pada 7-9 Mei 2012, dan UN susulan akan dilangsungkan pada 14-16 Mei 2012.

Pengumuman hasil UN tingkat SMA/MA dan SMK akan diumumkan pada 24 Mei 2012. Sementara pengumuman hasil kelulusan UN 2012 untuk jenjang SMP/MTs, SMPLB dan SMALB akan diumumkan pada 2 Juni 2012. Sedangkan untuk pengumuman kelulusan UN tingkat SD menjadi kewenangan setiap provinsi.

Akhir kata, mari berdoa semoga UN tahun ini berjalan tertib dan aman.. Amin...

Anang's Blog Selanjutnya...

Friday, December 16, 2011

Anang's Blog

Anang's Blog


Akhir Tahun

Posted: 15 Dec 2011 11:42 PM PST


Desember sudah separuh jalan lebih.... Semakin mendekati akhir tahun... Tak terasa waktu semakin cepat berlalu. Padahal baru kemarin merayakan suasana meriah tahun baru, eh kini tahun baru udah mau datang aja.....

Ya! Pergeseran hari semakin lama semakin cepat saja, pertanda apa ini.. Hehe... Mari terus bersemangat menyongsong tahun baru. Semangat baru untuk menjadikan tahun depan menjadi lebih baik dari tahun sekarang.

Akhir Tahun 2011

Begitupun dengan blog biru ini yang berharap tahun depan bisa kembali rajin untuk menulis. Menulis tentang apapun.... Amin....

Ohya, ngomong-ngomong udah pada punya kalender baru kan? Kalo belum ayo berburu kalender baru.... Ada banyak tanggal merahnya nggak ya.. Hihihih...

Anang's Blog Selanjutnya...

Thursday, December 15, 2011

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Langit Biru Penghargaan untuk Kota dengan Udara Terbersih

Posted: 15 Dec 2011 12:23 AM PST

Langit Biru merupakan penghargaan untuk kota-kota dengan udara terbersih di Indonesia. Dengan program langit biru yang dibuat Kementerian Negara Lingkungan Hidup ini, kota-kota di Indonesia dinilai berdasarkan kualitas udara perkotaan. Tujuan dari program langit biru adalah untuk mendorong peningkatan kualitas … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Thursday, December 8, 2011

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Tikus-tikus Langka Asli Indonesia

Posted: 07 Dec 2011 09:03 AM PST

Tikus-tikus langka asli Indonesia?. Ketika saya menanyakan keberadaan tikus-tikus langka di Indonesia teman saya malah ngakak, ada-ada saja, katanya. Lha di rumah saja penuh sama tikus rumah (Rattus rattus) dan mencit (Mus spp.) sedang di sawah dipenuhi tikus sawah (Rattus … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Wednesday, December 7, 2011

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Pencarian Makna “Tadulako” dari Kampus hingga Situs

Posted: 06 Dec 2011 06:30 PM PST

Kata “Tadulako” berasal dari dua kata “Tadu” atau “Padu” berarti “Tumit” dan “Lako” atau “Dako” yang berarti sumber atau asal muasal. Sehingga pengertian Tadulako bermakna “Tumpuan yang berasal atau bersumber pada tumit”. Kemudian pengertian ini bermetamorfosis dan memunculkan makna yang lebih familiar “Pemimpin”.

Di sebuah dialog kesejarahan di Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah yang merupakan satu rangkaian dengan acara PENTAS (Pekan Cinta Sejarah) gelaran Direktorat Jenderal Sejarah Purbakala (Ditjen Sepur), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beberapa waktu lalu. Salah satu pembicara yang juga dosen sejarah di Universitas itu mengungkapkan hal yang sama, bahwa Tadulako adalah pemimpin, panglima, atau orang-orang yang berjasa terhadap bangsanya.

Tadulako bisa siapa saja, bangsawan, ketua adat, para ulama, bahkan masyarakat biasa yang pernah berjasa. Namun, untuk memperoleh gelar itu tidak semudah mengucapkan pengertiannya. Melainkan berdasarkan tahapan-tahapan tertentu yang berlaku di masyarakat pada masa itu. Ini tercatat dalam sejarah peradaban Tanah Kaili, suku banga asli bagian tengah Sulawesi.

Bicara sejarah, rasanya kurang lengkap tanpa mengunjungi bukti peninggalannya. Kami pun tergerak untuk melihat langsung situs cagar budaya Sulawesi Tengah yang konon merupakan situs tertua yang ada diseluruh dunia. Meskipun dalam agenda kunjungan kami ke Kota Palu hanya mengikuti serangkaian acara Pentas; diskusi, seminar, pameran dan seremonial lainnya yang membosankan.

Tampaknya keberuntungan berpihak pada kami, karena panitia menyetujui. Hari kedua, besok. Kami berenam akan berangkat. Saya dari Travel Club dan dua rekan sesama jurnalis serta dua pendamping dari pihak panitia Ditjen Sepur ditambah supir yang akan membawa mobil sewaan.

***

Pagi itu mendung menutup langit, kemudian gerimis seolah ingin melunturkan niat kami mencari dua situs di Lembah Besoa, Tadulako dan Pokekea. Dengan tekad yang sudah bulat, kami semua sepakat tetap jalan meski medan yang dialui akan terasa berat.

Wisata arkeologi. Mungkin ini istilah yang tepat untuk perjalanan kami. Pencarian sosok pemimpin purba peninggalan zaman megalith yang tersebar di Daerah Lore, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Menurut kabar, banyak situs cagar budaya tersebar di sana. Salah satunya adalah situs Tadulako. Sebuah patung batu (arca) silinder, mungkin dulunya merupakan gambaran seorang pemimpin.

“Pada zamannya, arca megalith dianggap sebagai sebuah perwujudan terhadap pemujaan arwah nenek moyang yang dimuliakan masyarakat setempat. Biasanya penjelmaan sosok pemimpin atau yang dituakan dalam kelompoknya,” kata Wawan, salah satu panitia pendamping yang ternyata berpendidikan S2 Arkeolog.

Pencarian situs tentu jadi semakin menarik, karena diantara kami ada yang mengerti apa yang sedang kami cari. Situs Tadulako menjadi target utama. Selain informasi yang tertera di brosur pariwisata, informasi dari penduduk lokal pastinya akan lebih akurat. Maka sang supir membawa kami melalui jalur Sigi – Palolo – Taman Nasional Lore Lindu – Lembah Napu dan singgah di Desa Wuasa.

Sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan yang luar biasa. Bentangan alam yang begitu indah; bukit-bukit menghijau, hutan lebat, sawah ladang, dan perkebunan coklat silih berganti menghiasi jendela mobil kami. Jalan berliku, menanjak, dan sempit memaksa mobil yang kami tumpangi memeras tenaga.

Sebelum sampai Lembah Napu kami bertemu wisatawan asing yang asik mengamati burung dengan teropongnya. Sulawesi Tengah ibarat surga bagi pengamat burung. Pasalnya disinilah Garis Wallace itu ada, garis hipotesa yang memisahkan wilayah geografi hewan. Disinilah habitat burung rangkong atau atau burung-burung paruh bengkok lainnya yang tidak akan ditemui pada bagian barat dunia.

“Hutan di Indonesia bagus dan masih alami, tapi sayang penebangan hutan masih terjadi tanpa memikirkan ekosistem yang ada,” kata Manfred, wisatawan asal Jerman yang sempat berbincang dengan kami di sekitaran Taman Nasional Lore Lindu.

Lembah Napu terlihat membentuk lanskap luas dibawah sana, kendaraan kami berlanjut menuruni bukit. Tiba di penginapan sore hari. Perlu diketahui di Desa Wuasa ini listrik hanya menyala sekitar enam jam. Menyala pukul 18.30 hingga 23.30 saja. Hampir tidak ada aktivitas di malam hari, kecuali terlelap dalam gelap. Sungguh pengalaman berwisata yang amat berkesan.

***

Udara dingin membangunkan kami dari mimpi, bersiap pergi menuju Doda, sampai akhirnya tiba di Lembah Besoa. Setelah dua jam lebih melewati jalan sempit dan beberapa desa kami temukan plang bertuliskan “Situs Tadulako 1 km”. Namun kendaraan tidak bisa mencapai situs pertama yang kami temukan.

Terpaksa harus melanjutkan dengan berjalan kaki satu kilometer melalui jalan setapak dan mencari-cari lokasi yang tidak pasti. Biasanya sebuah situs akan berada di tempat yang tinggi. Pengalaman arkeolog itulah yang menjadi patokan kami harus berjalan ke arah mana.

Akhirnya kami temukan Situs Tadulako yang menjadi ikon pariwisata Sulawesi Tengah. Sebuah arca yang menyendiri terbuat dari batu granit, berdiri tegak di tengah alam yang luas dan indah. Dengan tinggi 196 centimeter dan diameter 60 centimeter batu Tadulako menghadap ke arah utara, diartikan sebagai tempat datangnya arwah nenek moyang. Sayangnya sampai sekarang belum ada kepastian dari para arkeolog yang menyebutkan kapan awal mula situs ini dibuat.

Hanya ada hipotesa global yang menyebutkan megalith yang ada di Sulawesi Tengah diperkirakan berasal 3.000 SM (sebelum Masehi), dan yang termuda dibuat sekitar 1.300 SM. Ada juga anggapan dari para peneliti bahwa megalith Lore merupakan yang tertua di dunia. Tampaknya tetap menjadi misteri sampai ada penelitian lanjutan dari Balai Arkeolog Manado yang berwenang terhadap situs-situs di wilayah ini.

Setelah puas mengamati dan berfoto, perjalanan kami berlanjut mencari situs kedua, Pokekea. Ternyata lokasinya pun masih tersembunyi karena tidak ada petunjuk yang jelas bagi kami. Tetapi tetap kami paksakan untuk terus mencari hingga desa paling akhir di Lembah Besoa. Beruntung kami bertemu dengan Mandela, seoarang anak desa yang bersedia menunjukan jalan. Lagi-lagi harus berjalan kaki untuk sampai ke lokasi, dan kali ini terasa lebih jauh.

Situs Pokekea berbeda dengan Tadulako, di sini banyak peninggalan batu-batu purba. Rata-rata berbentuk Kalamba (batu kubur), bentuk silinder yang bagian dalamnya dilubangi menyerupai bentuk tong besar dengan ukuran tinggi bervariasi antara 1,5 meter sampai 2,7 meter, dan memiliki diameter antara 1 meter hingga 1,8 meter tempat penyimpanan orang yang sudah mati. Tutupnya menunjukan jumlah yang terkubur dengan pahatan berbentuk manusia sedang telungkup atau ukiran wajah.

Menurut data yang diperoleh dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah, situs megalith Pokekea terdiri dari 8 buah Kalamba, 4 buah Arca, 14 buah batu Dokon, 18 buah batu Kerakel, 5 buah Dolmen, 5 buah Altar Batu, 2 buah batu Tetralit, 1 buah batu bergores, dan 2 buah Palung Batu, yang tersebar dalam satu komplek.

Puas sudah kami melihat langsung Benda Cagar Budaya (BCB) peninggalan zaman purba, meski cuma dua situs yang berhasil kami datangi. Sebenarnya masih banyak situs yang belum atau baru ditemukan. Bahkan menurut cerita seorang anak di daerah situs ada satu Kalamba yang masih terdapat tulang belulang di dalamanya. Mungkin baru saja ditemukan arkeolog dan belum sempat diangkat.

Tapi waktu tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian lagi, karena perjalanan pulang melalui Trans Sulawesi Poso – Parigi – Palu masih memakan waktu sehari semalam. Wisata yang cukup melelahkan dan berkesan.

Akomodasi dan Transportasi

Hanya ada dua penginapan di Lembah Napu yang menjadi tempat persingahan para wisatawan yang berkunjung ke situs megalith atau pengamatan burung. Penginapan Sendy dan Monalisa, keduanya bertarif Rp 75.000 – Rp 100.000. Sebaiknya memilih Penginapan Sendy karena unggul akan fasilitas, diantaranya genset untuk menambah pasokan listrik yang hanya menyala 6 jam dan rumah makan.

Untuk transportasi sebenarnya ada sebuah minibus yang melayani trayek Palu – Lembah Napu, dan Lembah Napu – Poso. Jika dari Palu, naik angkutan ini bisa dari terminal Petobo dengan tarif sekitar Rp 50.000. Namun untuk berwisata yang menantang ini sebaiknya menyewa kendaraan dengan Tarif Rp 350.000 sudah termasuk supir, akan sangat membantu dan memudahkan menjangkau situs.

 

Sumber: Majalah Travel Club

Potlot Adventure Selanjutnya...

Monday, December 5, 2011

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Desember Adalah Bulan Menanam Nasional

Posted: 04 Dec 2011 07:53 AM PST

Desember adalah Bulan Menanam Nasional (BMN) atau jelasnya bulan Desember ditetapkan oleh pemerintah sebagai Bulan Menanam Pohon Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2008. Penetapan bulan Desember sebagai Bulan Menanam Pohon Nasional merupakan kelanjutan dari program penanaman pohon secara … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...