Thursday, May 12, 2011

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Kucing Batu (Pardofelis marmorata) Si Kecil Gesit

Posted: 12 May 2011 03:43 PM PDT

Kucing batu atau Pardofelis marmorata merupakan salah satu spesies kucing liar yang dimiliki Indonesia. Selain ukurannya yang kecil, seukuran kucing rumahan (domestik) kucing batu (Pardofelis marmorata) terkenal sebagai kucing yang gesit terutama saat kucing batu berada di atas pohon. Selain … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Wednesday, May 11, 2011

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Dua Tahun Alamendah’s Blog

Posted: 11 May 2011 02:44 PM PDT

Hari ini Alamendah’s Blog genab berusia dua tahun. Sebuah usia yang tergolong muda meskipun untuk melaluinya kadang terasa panjang dan melelahkan. Dalam pencapaian usia yang kedua tahun ini kuucap syukur kepada Allah, tuhanku. Tak lupa ucapan terima kasih kepada para … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Tuesday, May 10, 2011

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Bunga Ashar Kembang Pukul Empat

Posted: 10 May 2011 03:44 PM PDT

Bunga ashar dikenal juga sebagai kembang pukul empat atau Four o’clock plant yang dalam bahasa latin disebut Mirabilis jalapa L. Meskipun bunga ashar atau kembang pukul empat bukan bunga asli Indonesia melainkan berasal dari Meksiko, namun bunga ashar ditetapkan sebagai … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Monday, May 9, 2011

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Ekidna Mammalia yang Bertelur

Posted: 09 May 2011 03:44 PM PDT

Ekidna merupakan hewan mammalia yang bertelur (ordo Monotremata) yang masih bertahan hidup hingga sekarang di samping platipus (Ornithorhynchus anatinus). Sebagaimana dengan platipus, Ekidna termasuk hewan yang aneh. Ekidna menjadi aneh lantaran hewan mammalia selayaknya harimau ataupun tarsius tetapi ekidna tidak … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Sunday, May 8, 2011

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Download Buku Cerita Anak tentang Hutan dan Lingkungan

Posted: 08 May 2011 03:44 PM PDT

Buku cerita anak tentang hutan dan lingkungan hidup ini merupakan buku cerita fiksi ilmu pengetahuan untuk anak-anak. Buku (ebook) yang dapat di download gratis ini ditulis dengan alur cerita sederhana namun menarik ini bercerita tentang kehidupan persahabatan antar para penghuni … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Saturday, May 7, 2011

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Hewan (Mamalia) Indonesia dalam Daftar CITES Apendiks I

Posted: 07 May 2011 03:45 PM PDT

Hewan-hewan Indonesia dalam daftar CITES Apendiks I tidak sedikit. Hewan-hewan Indonesia yang masuk daftar CITES Apendiks I mencapai 84 spesies. Dan dari 84 hewan yang termasuk dalam daftar CITES Apendiks I tersebut 45 diantaranya merupakan hewan dari kelas mammalia. Apendiks … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Taman Way Kambas – Lampung Menengok Atraksi Gajah di Habitat Asli

Posted: 07 May 2011 05:53 AM PDT

Kebanyakan orang mungkin lebih mengenal Way Kambas dikenal sebagai tempat pusat pelatihan gajah-gajah Sumatera, tak salah memang karena kawasan ini merupakan pusat latihan gajah pertama di Indonesia.

Awalnya mamalia terbesar di pulau sumatera ini dianggap sebagai hama oleh para petani setempat, namun setelah ditangkap dan dilatih, binatang bertubuh besar ini menjadi hewan bermanfaat, bahkan tak jarang sangat membantu dalam melakukan pekerjaan yang membutuhkan tenaga.

Binatang bernama latin Elephans Maximus Sumateranus ini juga menjadi daya tarik tersendiri karena mereka pandai beratraksi seperti bermain sepakbola, gajah-gajah ini juga pandai menari dengan iringan musik jaipongan maupun dangdut.

Kegiatan lain bersama gajah asli pulau sumatera ini adalah safari gajah, aktivitas ini menjadi salah satu atraksi wisata yang banyak digemari wisatawan mancanegara. Dengan kendaraan binatang besar wisatawan diajak berkeliling melintasi semak belukar maupun rawa-rawa dalam kawasan ini. Wisatawan juga dapat menyaksikan bagaimana proses mamalia raksasa ini dilatih. Sungguh perjalanan menyerukan.

Selain gajah, di Taman Nasional Way Kambas juga hidup berbagai jenis satwa liar yang termasuk langka dan dalam kategori binatang dilindungi misalnya saja, Harimau Sumatera (Panthera Sumatrae), Anjing Liar Asia (Cuon Apinus), Tapir (Tapirus Indicus), Badak Sumatera, ada juga enam jenis primata. Ragam Jenis burung ditaman ini mencapai sekitar 286 jenis burung, seperti Bangau putih, Rangkok, Ibis jambul hitam, pecuk ular, raja udang dan lain-lain.

Berdasarkan ekosistem, kawasan ini didominasi Hutan Mangrove, seperti Api-api, Rhizophorasp Nipah. Hutan Rawa, seperti Geam, Nibung, Hutan Pantai seperti Ketapang, Cemara Laut dan Pandan. Hutan daratan rendah, seperti Meranti, Salam, Rawang dan Minyak.

Berdasarkan tipe vegetasi hutan sekunder yang terdiri dari Meranti, Minyak, Sempur, Suren, Puspa, Jabon hingga Rengas. Rawa atau daerah basah, seperti Nibung, Pinang Merah, dan jenis rumput,Tanaman Reboisasi.

Taman nasional yang berada di Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur ini cukup mudah di capai, akses jalannya bagus, dari Bandar Lampung perjalanan menuju Way Kambas ditempuh selama 4 jam.

Lokasi:
Jl. Raya Way Jepara Labuan Ratu Lama, Lampung
Telp. (0725) 44220

Sumber: Majalah Travel Club

Taman Nasional Ujung Kulon Banten Melihat Badak dari Dekat

Posted: 07 May 2011 05:40 AM PDT

Tak akan pernah habis memang jika membahas kekayaan alam bumi Indonesia, selalu saja ada keunikan dan daya tarik bagi kegiatan wisata alam seperti yang terdapat di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon di Provinsi Banten. Taman nasional ini terdiri dari tiga ekosistem perairan laut, ekosistem rawa, dan ekosistem daratan.

Taman Nasional Ujung Kulon menjadi rumah bagi 240 jenis burung, 142 jenis ikan, 72 jenis insekta, 59 jenis reptilia, 35 jenis mamalia, 33 jenis terumbu karang, 22 jenis amfibia, dan 5 jenis primata. Kawasan ini juga menjadi tempat perlindungan bagi badak jawa yang masuk kategori binatang langka.

Selain badak jawa, terdapat pula beberapa binatang dilindungi lainnya yang hidup disini seperti, banteng (Bos Javanicus Javanicus), rusa (Cervus Timorensis Russa), ajag (Cuon Alpinus Javanicus), kima raksasa (Tridacna Gigas), surili (Presbytis Comata Comata), macan tutul (Panthera Pardus), kucing batu (Prionailurus Bengalensis Javanensis), lutung (Trachypithecus Auratus Auratus), dan owa (Hylobates Moloch).

Beberapa obyek wisata yang ada dalam area taman nasional ini antara lain Pulau Peucang, Kondisi alamnya masih terjaga baik menjadikan lokasi ini cocok untuk berenang, menyelam, memancing, snorkeling. Kawasan ini juga merupakan habitat rusa yang dalam bahasa setempat disebut Peucang.

Di Pulau Handeuleum, Cigenter, dan Cihandeuleum menjadi kawasan untuk pengamatan satwa seperti banteng, babi hutan, rusa, dan pengamatan burung, atau bisa juga menyelusuri sungai di ekosistem hutan mangrove.

tak kalah menarik adalah menyaksikan kearifan lokal masyarakat suku Banten yang tinggal disekitar taman nasional ini, mereka hingga kini masih mempertahankan tradisi dan kebudayaan leluhurnya.

Bukan hanya wisata ekologi dan petualang saja bisa dinikmati, dalam lingkungan taman nasional juga terdapat beberapa tempat yang dikeramatkan. Goa Sanghiang Sirah satu yang paling dikenal gua yang berada di ujung Barat semenanjung Ujung Kulon ini menjadi tujuan banyak peziarah.

Lokasi:
Jalan Perintis Kemerdekaan No.51
Labuan, Pandeglang 42264
Telp. (0253) 801 731
Faks. (0253) 804 651

Sumber: Majalah Travel Club

Potlot Adventure Selanjutnya...