Friday, August 27, 2010

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Tebaran Pesona di Raja Ampat

Posted: 26 Aug 2010 08:01 PM PDT

Tak perlu repot-repot tebar pesona, alam memang sudah melukiskan tebaran panorama yang memesona di Raja Ampat. Kawasan di Papua Barat ini menyuguhkan terumbu karang nan luas dan indah, lengkap dengan biota laut yang komplet. Belum lagi burung-burung cantik di daerah hutannya, dan tentu saja kebersahajaan masyarakatnya.

Kekaguman berkali-kali pada ekspresi wajah cantik Nadine Chandrawinaa sewaktu bercerita tentang pengalamannya menyelam di Raja Ampat. Bagi Putri Indonesia 2005 ini panorama bawah laut di Raja Ampat adalah yang terbaik di dunia.

Penilaiannya memang sangat tidak berlebihan ketika GHS baru-baru ini sempat merasakan sendiri kecantikan alam bawah laut di Raja Ampat. Pantas saja kebanyakan orang yang tergila-gila pada dunia selam, merasa belum “hidup” kalau belum menyelami lautan di Papua Barat ini.

Surga penyelam

Kebanyakan orang mungkin masih membayangkan Papua dengan kebudayaannya yang sederhana. Begitu mendengar kata Papua, yang terlintas biasanya koteka yang unik, tas tradisional noken, lalu sumber daya alamnya yang melimpah seperti emas, perak, tembaga, dan kayu gaharu. Kekayaan Papua tentu saja jauh lebih banyak dari itu.

Bagi para pencinta dunia bawah laut, Papua adalah surga penyelaman yang menyajikan kekayaan biota laut yang mengagumkan. Tak salah Nadine dan banyak penyelam yang lain selalu terkagum-kagum bila bertutur tentang keindahan alam yang disuguhkan di pulau kepala burung ini. Penggemar snorkeling dan diving memang dijamin tidak akan kecewa. Sebaliknya, mereka bakal terpanggil untuk datang dan datang lagi.

Hasil survey Conservation International (CI) yang dilakukan tahun 2001 dan 2002 pun menyatakan, kawasan ini memiliki setidaknya 1.300 spesies ikan, 600 jenis terumbu karang, serta 700 jenis kerang. Belum lagi berbagai jenis kura-kura, ganggang, dan ubur-ubur. Beberapa spesies koral baru juga bisa ditemukan di sini.

Sebetulnya tak hanya penyelam yang bisa mendapatkan kepuasan tamasya di Raja Ampat. Untuk penggemar memancing, di sini bisa dibilang surga. Begitu berlimpah ikan yang bisa menjadi sasaran, sampai-sampai mata pancing tak bisa beristirahat.

Anda yang tidak tertarik menyelam, hamparan laut biru yang membiaskan keindahan langit, taburan pasir putih yang memancarkan kilaunya bagaikan mutiara, bisa dinikmati. Selain itu, masih ada gugusan pulau-pulau yang memesona dan flora serta fauna unik seperti cenderawasih merah, cenderawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis bunga anggrek.

Tarian cenderawasih

Kampung-kampung wisata juga bertebaran di Raja Ampat. Datang saja ke Kampung Arborek yang dikenal sebagai pulau dengan penduduk yang ramah. Di sini Anda bisa belanja oleh-oleh berupa noken (tas khas Papua) dan topi yang terbuat dari anyaman daun pandan.

Ada juga kampung Sauwandarek yang eksotik dan tertata rapi. Kita dapat menemukan kegiatan menarik di pulau, pantai, maupun lautnya. Anda harus snorkeling atau diving di sini atau akan menyesal bila dilewati. Kalau tak suka menyelam, di dermaga kita juga bisa melihat barisan bebek laut yang berenang di pantai.

Untuk menyaksikan langsung maskot asli Papua, apalagi kalau bukan cenderawasih, datanglah ke kampung Sawinggrai. Dengan mendaki bukit Manjai, kita akan mendapati sebuah gubuk beratap ilalang tempat menikmati tarian Cenderawasih. Kita juga bisa menikmati keindahan matahari terbenam (sunset) atau terbitnya sang mentari (sunrise) sambil memberi makan ikan di dermaga.

Terasa sensasi yang menyenangkan ketika tangan yang penuh makanan ini dicelupkan ke air dan ikan-ikan pun berebut menghampiri. Jika beruntung Anda akan menjumpai hiu bodoh (walking shark) yang sangat langka sedang berjalan dengan menggunakan siripnya di pantai.

Ingin menemukan aktivitas burung yang lebih banyak lagi? Datanglah ke kampung wisata Yenwaupnor. Di sini Anda bisa menyaksikan aktivitas burung beo, pekakak, elang, enggang, lorikeets, atau parkit yang memiliki bulu-bulu berwarna-warni bagai pelangi.

Masih ada lagi kampung Yenbuba, yang memiliki penduduk paling sedikit daripada kampung wisata lainnya. Pesona hamparan pasirnya hingga deretan karangnya hampir selalu menjadi magnet bagi para wisatawan yang mendambakan ketenangan dan kesunyian sebuah pulau surgawi. Di sini tersebar gugusan karang yang terhampar luas dan dapat dinikmati dengan snorkeling saja.

Pin tanda masuk

Di kawasan wisata Raja Ampat, para wisatawan dapat memperoleh fasilitas yang memadai di beberapa resor yang ada, seperti di Pulau Kri, Waigeo, Mansuar, serta Misool. Beberapa resor menetapkan harga relatif mahal karena menyuguhkan fasilitas lengkap. Wisatawan dengan biaya terbatas juga dapat memanfaatkan resort milik pemerintah yang jauh lebih murah di daerah Waisai, ibu kota Raja Ampat.

Sebagai daerah kepulauan, satu-satunya transportasi antarpulau dan penunjang kegiatan masyarakat adalah angkutan laut. Luas wilayahnya lebih kurang 46.000 kilometer persegi. Sekitar 85 persen merupakan luas laut. Sisanya, sekitar 6.000 kilometer persegi, merupakan daratan.

Kabupaten ini memiliki 610 pulau. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar. Dari seluruh pulau, hanya 35 pulau yang berpenghuni. Pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama.

Untuk berkeliling pulau yang diinginkan, kita dapat menyewa speedboat kapasitas 10 orang dengan harga Rp 3-5 juta per 8 jam, tergantung kepandaian kita menawar. Kita juga bisa mengambil paket wisata.

Untuk masuk ke kawasan Raja Ampat, setiap orang harus membayar biaya masuk sebesar Rp 250 ribu untuk wisatawan domestik, dan Rp 500 ribu untuk wisatawan dari mancanegara. Sebuah pin bulat yang berfungsi seperti identitas ini akan kita terima, setelah membayar biaya tersebut.

Uniknya, pin ini berlaku untuk satu tahun, sejak 1 Januari hingga 31 Desember. Jadi jika dalam satu tahun itu kita bolak-balik mengunjungi Raja Ampat, hanya perlu membayar biaya masuk satu kali saja. Tentu saja pin tadi tidak boleh hilang dan harus kita kenakan sebagai tanda pengenal.

Sumber: Senior

Potlot Adventure Selanjutnya...

Thursday, August 26, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Bertan (Eugeissona utilis) Palem Endemik Kalimantan

Posted: 26 Aug 2010 04:03 AM PDT

Bertan (Eugeissona utilis) sang Palem Endemik Kalimantan ini tidak banyak yang mengenalnya. Bertan yang disebut Kadjatoa dalam bahasa lokal, diyakini sebagai salah satu palm (palmae) yang hanya dapat di jumpai di lereng gunung Lumut di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Tumbuhan … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Wednesday, August 25, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Hasil Sensus Populasi Badak Jawa

Posted: 25 Aug 2010 04:30 AM PDT

Sensus populasi badak jawa telah dilaksanakan sejak Mei hingga Juni 2010 kemarin. Sensus badak jawa ini menggunakan peralatan canggih dengan memasang 60 kamera pengintai (camera trap) dan melibatkan 70 orang dari Balai TNUK, Institut Pertanian Bogor, WWF, dan Yayasan Badak … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Tuesday, August 24, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Daftar SMP Cinta Lingkungan Hidup

Posted: 24 Aug 2010 04:35 AM PDT

Daftar SMP Cinta Lingkungan Hidup merupakan daftar SMP-SMP (Sekolah Menengah Pertama) yang dinilai oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebagai SMP yang telah berhasil mendidik anak didiknya menjadi anak yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sekolah SMP ini kemudian diberikan penghargaan Adiwiyata. Daftar … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Monday, August 23, 2010

Anang's Blog

Anang's Blog


Video Culoboyo Juniol

Posted: 22 Aug 2010 10:00 PM PDT


SERI GRAMMAR SUROBOYO TERBARU VERSI ANAK-ANAK


Video berjudul Culoboyo Juniol ini merupakan seri terbaru dari video Grammar Suroboyo. Video besutan si Ikin ini tidak sama seperti video sebelumnya yang menceritakan dialog antara Suro dan Boyo yang dipenuhi dengan aksen medok Suroboyo lengkap dengan pisuhan-pisuhannya.

Video animasi Culoboyo Juniol ini memang spesial dirilis untuk menyambut hari anak, bisa ditilik dari pemilihan nama video tersebut. CULOBOYO JUNIOL alias SUROBOYO JUNIOR. Video ini menampilkan cerita masa kecil Suro dan Boyo yang penuh dengan kelucuan dan kepolosan mereka.

Segera lihat videonya....

Mengampuni Koruptor ?

Posted: 22 Aug 2010 06:30 AM PDT


Korupsi

Satu berita yang banyak disorot oleh media akhir-akhir ini adalah kejutan dari istana yang disuguhkan oleh Presiden. Beliau memberikan grasi pengampunan bagi para koruptor yang sudah jelas-jelas telah menipu rakyat. Koruptor telah menenggelamkan rakyat ke jurang penderitaan hanya demi mendapatkan kesenangan pribadi....

Korupsi merupakan akar masalah akut bangsa ini... Tengok saja dari sejarah bangsa ini yang tak lepas dari korupsi yang pada akhirnya membuat bangsa ini tak bisa lepas dari jerat hutang... Pada akhirnya mengantarkan penderitaan bagi masyarakat bangsa ini....

Saya pribadi iri pada ketegasan China yang menghukum para koruptor.... Ah... Andai saja hukum di negeri ini tidak kalah oleh segepok uang dan gelimang kemewahan dunia....

Korupsi... Layakkah untuk diampuni????

Anang's Blog Selanjutnya...

Sunday, August 22, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Cucak Rawa Burung Pengicau Langka

Posted: 22 Aug 2010 10:30 AM PDT

Cucak rawa yang dalam bahasa latin disebut Pycnonotus zeylanicus merupakan salah satu burung pengicau yang banyak disuka oleh para pecinta burung. Meskipun populasi spesies cucak rowo masih berstatus rentan (Vulnerable), namun burung cucak rawa ini semakin langka sulit ditemukan di … Continue reading

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Saturday, August 21, 2010

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Tanjung Benoa

Posted: 20 Aug 2010 09:40 PM PDT

Pantai Tanjung Benoa terletak di Kecamatan Tanjung Benoa, Kabupaten Badung, Propinsi Bali, Pulau Bali, Indonesia.

Pantai Tanjung Benoa adalah salah-satu pantai yang cukup terkenal di Pulau Bali, dengan wisata airnya yang beraneka ragam telah membuat Pantai Tanjung Benoa dikenal sebagai pusat wisata air. Setiap tahunnya banyak wisatawan yang datang ke Pantai ini untuk tujuan berlibur, baik bersama teman atau bersama keluarga. Pantai Tanjung Benoa adalah tempat yang sangat cocok untuk liburan keluarga.

Banyak kegiatan yang dapat dilakukan dipantai ini, seperti bersantai bersama teman atau keluarga, berjemur, berjalan-jalan sepanjang pantai, berenang dan lain-lainnya.

Pantai Tanjung Benoa mempunyai pantai yang landai, berpasir putih serta ombak lautnya cenderung tenang sehingga kurang cocok untuk olahraga selancar.

Untuk menuju kawasan Tanjung Benoa, wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi, sewa kendaraan atau dengan menggunakan bus-bus pariwisata. Jaraknya dari Kota Denpasar sekitar 11 km, dari kawasan Kuta berjarak sekitar 7 km dan dari Bandara Ngurah Rai berjarak sekitar 5 km. Di Kawasan Tanjung Benoa tersedia fasilitas untuk wisatawan seperti hotel berbintang, villa, restoran dan masih banyak lagi lainnya.

Sumber: DNA Berita

Mengagumi Tiga Upacara Adat

Posted: 20 Aug 2010 09:29 PM PDT

Upacara Saparan Wonolelo, Merti Bumi Tunggularum, dan Saparan Bekakak menjadi suguhan wisata menarik dari Yogyakarta.

Mengawali 2010 ini, di Sleman, Yogyakarta digelar tiga upacara adat yang merupakan kegiatan budaya yang dinanti-nanti dan menjadi kalender pariwisata yang menarik bagi wisatawan nusantara dan mancanegara.

Upacara Adat Saparan dan Kirab Pusaka Ki Ageng Wonolelo, merupakan upacara adat pertama, dilangsungkan pada 8-23 Januari 2010 di Pondok Wonolelo Wedomartani Ngemplak, Sleman. Puncak acara dilaksanakan pada Kamis, 21 Januari 2010 pukul 19.30 WIB.

Dalam acara ini, ditampilkan tarian Gambyong, pembacaan singkat perjuangan Ki Ageng Wonolelo, pertunjukan fragmen dengan lakon “Tumetesing Embun Ing Lemah Cengkar” penyerahan “Obor Suci” oleh sesepuh Trah kepada Bregada Kira.

Setelah Kirab Pusaka Ki Ageng Wonolelo kemudian dilakukan tahlil dan doa bersama, kemudian dilanjutkan oleh perebutan gunungan apem seberat satu ton oleh para pengunjung.

Upacara kedua adalah Upacara Adat Merti Bumi Tunggularum yang diselenggarakan pada 21 – 24 Januari 2010 di desa Wonokerto, Turi. Merti Bumi diadakan sebagai wujud rasa syukur, meningkat kelestarian lingkungan, dan mempertahankan seni tradisi budaya.

Puncak acara ini diawali dengan pentas kubrosiswo yang dilanjutkan dengan prosesi upacara adat berupa kesenian Gejog Lesung, tarian persembahan, kirab gunungan salak Gung Rinenggo diikuti Bregada Pager Bumi, dan ditutup dengan pementasan Jathilan.

Terakhir, Upacara Adat Saparan Bekakak yang dilaksanakan Jumat, 29 Januari 2010 di Ambarketawang, Gamping. Tahun ini, Upacara Adat Saparan Bekakak dikemas dengan nuansa tradisional modern dengan melibatkan bebagai komunitas, seperti komunitas vespa, jeep, mobil wills, sepeda onthel, selain penampilan bergada-bergada prajurit dan kesenian tradisional khas lainnya.

Sebuah pertunjukan adat yang sarat nila-nilai dan filosofi. Sebuah kekayaan negeri ini yang tak ada tandingnya.

Sumber: Majalah Travel Club

Potlot Adventure Selanjutnya...