Friday, April 9, 2010

[New post] Buku "Jungle Book" Edisi Pertama Ditemukan

Buku "Jungle Book" Edisi Pertama Ditemukan

dekadeku | 9 April 2010 pada 9:28 am | Tag: Buku, edisi pertama, jungle book | Categories: Info Unik Seputar Buku | URL: http://wp.me/pGrDA-a7

LONDON--Edisi pertama buku kisah petualangan anak-anak yang legendaris, The Jungle Book karya Rudyard Kipling, ditemukan. Dalam buku itu, terdapat catatan dengan tulisan tangan yang ditujukan untuk anaknya.

Buku itu ditemukan oleh pustakawan di National Trust's Wimpole Hall di Cambridgeshire, di mana anak perempuan tertua Kipling, Elsie, tinggal. Kipling menulis catatan untuk saudara Elsie bernama Josephine, yang meninggal pada tahun 1899 dalam usia enam tahun. Buku ini dipamerkan di Hall Wimpole, mana Elsie tinggal 1938-1976.

Catatan buku itu sangat menyentuh. "Buku ini milik Josephine Kipling yang ditulis oleh ayahnya, Mei 1894."

Kipling memang tak membubuhkan tanda tangan dalam pesan itu, tapi berdasarkan banyak item dalam arsip itu, tulisan tangan itu diyakini adalah goresan tangannya.

Hal ini terungkap setelah tiga tahun proyek penyusunan katalog perpustakaan ekstensif di Hall. Mark Purcell, kurator perpustakaan Trust, mengatakan ini sebagai buku yang "sangat khusus".

"Ada hampir 7.000 buku di perpustakaan Wimpole dan proyek pembuatan katalog ini menjadi sebuah pekerjaan yang besar. Tapi dengan penemuan buku langka ini, semua menjadi sangat spesial.

Kurator Wimpole Hall, Fiona Hall, menambahkan, "Tulisan ini sangat menyentuh, terutama jika Anda mempertimbangkan bahwa Kipling tidak hanya kehilangan Josephine, tetapi juga anak bungsunya, Yohanes, yang meninggal dalam Perang Besar."

(bbconline/republika.co.id)

Komentari tulisan ini


[New post] Buku "Jungle Book" Edisi Pertama Ditemukan Selanjutnya...

Thursday, April 8, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Suaka Margasatwa Balai Raja Lenyap

Posted: 08 Apr 2010 10:29 PM PDT

Suaka Margasatwa Balai Raja Lenyap ditelan perkebunan kelapa sawit. Kawasan hutan seluas 18.000 ha di desa Sebanga, Duri Riau yang ditetaapkan sebagai kawasan Suaka Margasatwa sejak 1986 kini hampir tidak ada karena telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Padahal suaka margasatwa Balai Raja sejak 1992 juga ditetapkan sebagai kawasan konservasi gajah sumatera (Elephant maximus [...]

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Wednesday, April 7, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Perilaku Bijak Di Pantai

Posted: 07 Apr 2010 05:26 AM PDT

Perilaku bijak saat di pantai itu perlu. Pantai-pantai Indonesia yang indah dan menawan dengan berbagai kekayaan yang terkandung di dalamnya memerlukan sikap dan perilaku yang bijak dari kita agar terhindar dari kerusakan dan tetap indah. Perilaku bijak saat rekreasi maupun melakukan olahraga di pantai ini, meski kecil, namun sangat penting kita lakukan untuk tetap mempertahankan [...]

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Anang's Blog

Anang's Blog


Lowongan Kerja

Posted: 07 Apr 2010 12:09 AM PDT


Jangan dirobek!

Di jaman yang serba sulit seperti sekarang ini pekerjaan idaman begitu susah didapatkan. Di tepi jalan masih sering kita lihat gelandangan, pengamen, preman yang berkeliaran menghadapi kerasnya kehidupan hanya untuk menyambung hidup. Pengangguran menjadi momok yang harus dihadapi bangsa yang tengah berkembang ini.

Ribuan bahkan puluhan ribu pengangguran tercipta secara sistematis bila lapangan pekerjaan baru tak pernah tercipta. Pengangguran biasanya terjadi karena tidak sebandingnya jumlah lapangan pekerjaan yang mampu menyerap jumlah angkatan kerja.

Kita tentunya harus berkaca pada ketiadaan lowongan pekerjaan yang menghambat proses pembangunan bangsa lantaran sebagian penduduknya terjerat dalam lubang pengangguran. Pengangguran bisa menyebabkan produktivitas masyarakat berkurang dan terjadinya masalah sosial lain.

Lulusan sekolah dan sarjana banyak yang menjadi pengangguran bukan barang langka lagi. Ini disebabkan banyak dari mereka selama menjalani pendidikan tidak mengembangkan ketrampilan dari bakat yang mereka miliki sehingga tujuan mereka nanti hanya untuk menjadi pegawai, karyawan dan lain-lain. Padahal apa salahnya bila menjadi wiraswasta?

Betul, wiraswasta adalah salah satu cara untuk mengurangi angka pengangguran. Apalagi jika bisa membantu menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Hmm...

Seperti yang bisa dilihat dari gambar selebaran di atas... Masih ada orang yang kreatif untuk menciptakan lapangan pekerjaan buat dirinya sendiri, dan mungkin juga buat orang lain... Meskipun tempel sana tempel sini sesuka hati.... Fyuh...

Anang's Blog Selanjutnya...

Monday, April 5, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Burung Kepodang Si Pesolek Cantik

Posted: 05 Apr 2010 07:17 AM PDT

Burung Kepodang (Oriolus chinensis) merupakan burung berkicau yang mempunyai bulu yang indah. Burung Kepodang cukup dikenal dalam budaya Jawa, khususnya Jawa Tengah, selain hanya karena Burung Kepodang merupakan fauna identitas provinsi Jawa Tengah, Burung Kepodang juga sering dipergunakan dalam tradisi 'mitoni' (tradisi tujuh bulan kehamilan). Konon, ibu hamil yang memakan daging burung Kepodang akan mendapatkan [...]

Alamendah's Blog Selanjutnya...

[New post] Gitaris 'The Rolling Stones', Keith Richard, Ternyata Kutu Buku

Gitaris 'The Rolling Stones', Keith Richard, Ternyata Kutu Buku

dekadeku | 5 April 2010 pada 1:24 pm | Tag: Gitaris Rolling Stones, Kutu Buku | Categories: Info Unik Seputar Buku | URL: http://wp.me/pGrDA-a3

JAKARTA--Jika ingin mencari tahu segala sesuatu tentang gaya hidup seenaknya, gitaris grup 'The Rolling Stones' pastilah jadi narasumber utama. Namun, kali ini penggemarnya akan kecewa jika berharap otobiografi baru Richard akan bercerita tentan seks, obat-obatan, dan rock 'n roll.

Sang gitaris itu membuat pengakuan yang mencengangkan; Dia seorang kutu buku yang bangga dengan pembangunan perpustakaan pribadi di rumah di Susex dan Connecticut.

Sumber dari dunia penerbitan yang tahu isi memoar Richard, mengatakan, sang gitaris pernah mempertimbangkan untuk mengikuti pelatihan mengatur koleksi bukunya yang jumlahnya banyak.

Pria berusia 66 tahun itu disebut-sebut bersusah payah mengatur salinan buku-buku langka mengenai sejarah awal rock Amerika dan Perang Dunia II menggunakan sistem klasifikasi standar perpustakaan Dewey Decimal.

Richard tampaknya menyerah karena terlalu banyak kesulitan. Tapi, ia masih menunjukkan rasa bangga dengan memajang buku favoritnya di samping tempat tidur tamu yang mengunjunginya di Redlands, rumah pertanian bergaya Elizabeth di Sussex barat dan satu rumah lain di Weston Connecticut.

Menurut The Times, Senin (5/4), Richard juga meminjamkan seri Bernard Cornwell dan novel Len Dieghton kepada para temannya.

Dalam otobiografinya, yang diedarkan bulan Oktober nnati, Richard akan membahas tentang tumbuhnya rasa cinta membaca sewaktu tinggal di pinggiran kota London setelah Perang Dunia II berlangsung dan sebelum dia mengenal musik.

Belum diketahui bagaimana harapan para penggemar tentang otobiografi dari orang menghabiskan lima dekade berpindah-pindah tur dengan salah satu band paling hedonis dalam sejarah musik itu.

Richard dilaporkan menerima uang muka 4.8 juta poundsterling dari penerbit Little Brown. Penerbit berharap otobiografi itu akan memaparkan masa-masa kelam Richard termasuk keterlibatannya pada narkotika dan insiden saat dia menjalani operasi otak setelah jatuh dari pohon kelapa.

(antaranews.com)

Komentari tulisan ini


[New post] Gitaris 'The Rolling Stones', Keith Richard, Ternyata Kutu Buku Selanjutnya...

[New post] 'Emak Ingin Naik Haji' Dominasi Nominasi Festival Film Bandung

'Emak Ingin Naik Haji' Dominasi Nominasi Festival Film Bandung

BANDUNG--Film "Emak Ingin Naik Haji" produksi Mizan Production & Smaradhana Pro mendominasi nominasi Festival Film Bandung dengan menempatkan sembilan nominator dari dua belas kategori nominasi terpuji yang dibacakan di kampus Unpad, Bandung, Kamis (1/4).

"Emak Ingin Naik Haji" menempatkan kategori nominator film terpuji, serta menempatkan Reza Rahadian sebagai nominator pemeran utama pria terpuji, Ati Kanser sebagai nominator pemeran utama wanita terpuji, dan Aditya Gumay sebagai nominator sutradara terpuji.

Selain itu film ini juga menempatkan Aditya Gumay dan Adenin Adlan sebagai nominator penulis skenario terpuji, Cesa David Lukmansyah dan Dhimas Adiputra sebagai nominator editor terpuji, Gunung Nusa Pelita sebagai nominator penata kamera terpuji, Herlim Lanang sebagai nominator penata artistik terpuji, dan nominator poster terpuji.

Film "Sang Pemimpi" membuntuti dengan menempatkan tujuh nominator dari daftar nominasi terpuji Festival Film Bandung ini yaitu, nominator film terpuji, Azwir Fitrianto sebagai nominator pemeran pembantu pria terpuji, Rieke Dyah Pitaloka sebagai nominator pemeran pembantu wanita terpuji, dan Riri Riza sebagai nominator sutradara terpuji.

Selain itu, "Sang Pemimpi" juga menempatkan Gusnar Nimpuno sebagai nominator penata kamera terpuji, Eros Efhin sebagai nominator penata artistik terpuji, dan Said Effendi sebagai nominator penata musik terpuji.
Menurut data dari FFB, nominator untuk film terpuji yaitu King, Ketika Cinta Bertasbih 1, Emak Ingin Naik Haji, Sang Pemimpi, dan Jamila dan Sang Presiden.

Sedangkan nominator untuk sutradara terbaik yaitu Ari Sihasale (King), Chaerul Umam (Ketika Cinta Bertasbih 1), Aditya Gumay (Emak Ingin Naik Haji), Riri Riza (Sang Pemimpi), dan Sujiwo Tejo (Bahwa Cinta Itu Ada). Selain itu, untuk kategori pemeran utama pria terpuji yaitu Doni Alamsyah (Merah Putih), Ringgo Agus Rahman (Janda Kembang), Reza Rahadian (Emak Ingin Naik Haji), Aryo Wahab (King), dan Vino G Bastian (Serigala Terakhir). Sedangkan nominator untuk kategori pemeran utama wanita terpuji yaitu Fanny Fabriana (Hari Untuk Amanda), Atiqa Hasiholan (Jamila dan Sang Presiden), Shareefa Daanish (Rumah Dara), Ati Kanser (Emak Ingin Naik Haji), dan Olivia Lubis Jensen (Bukan Cinta Biasa).

Menurut data dari FFB, total judul film yang dinilai pada Festival Film Bandung 2010 berjumlah 79 film nasional, 100 film impor, dan 342 sinetron. Para nominator itu akan dinilai oleh 21 juri, di antaranya Sutarjo, Yacob Sumarjo,Saini KM, Eddy D Iskandar,Ratna Juwita, Rosid G Abi,Yus R Ismail, dan Arditia Danu Subroto.

Pembacaan para terpuji itu akan dilakukan pada malam puncak Festival Film Bandung pada 23 April. FFB mengadakan Festival Film Bandung untuk merayakan ulang tahun Kota Bandung setiap tanggal 1 April. "Sedangkan malam puncak sengaja diadakan tanggal 23 April karena saat ini FFB berusia 23 tahun," kata Ketua Festival Film Bandung, Edison Nainggolan.

(www.antaranews.com)

Komentari tulisan ini


[New post] 'Emak Ingin Naik Haji' Dominasi Nominasi Festival Film Bandung Selanjutnya...