Monday, March 8, 2010

[New post] Hobi Belanja Mewah Kim Dibukukan

Hobi Belanja Mewah Kim Dibukukan

dekadeku | 8 Maret 2010 pada 12:35 pm | Tag: Hobi Belanja Mewah, Kim Dibukukan | Categories: Info Unik Seputar Buku | URL: http://wp.me/pGrDA-93

Kim Jong Il (foto: bbc.co.uk)PYONGYANG--Seorang mantan tentara Korea Utara berpangkat kolonel, Kim Jong-ryul, menggambarkan kebiasaan belanja mewah yang dilakukan oleh pemimpin negara itu, Kim Jong il.

Jong-ryul menggambarkan bagaimana dia menghabisakan waktu selama dua dekade atau dua puluh tahun terakhir berbelanja di Eropa untuk keperluan kepemimpinan sang diktator di Pyongyang.

Cerita sang Kolonel ini menjadi subyek dari sebuah buku baru yang diterbitkan di Austria. Di buku itu pula dia menceritakan telah hidup dalam penyamaran sejak dia membelot tahun 1994.

Buku yang menceritakan kisah Kolonel Kim Jong-ryul ini berjudul 'At the Dictator's Service'. Dalam buku itu, dia mengatakan Vienna adalah salah satu tujuan belanja yang rutin dia kunjungi, salah satu pusat belanja yang sering dia gunakan untuk pelesiran juga.

Jong-ryul juga menceritakan, pada saat itu dia membeli segala hal mulai dari peralatan teknologi mata-mata dan senjata hingga barang-barang mewah seperti karpet. Ini adalah cara lain untuk menghindari embargo perdagangan yang dikenakan kepada negara tersebut.

Buku ini juga menggambarkan secara mendalam pembagian antara gaya hidup mewah pimpinan negara itu dan kemiskinan yang terjadi pada rakyat Korea Utara.

Kolonel tersebut mengatakan hal tersebut sangat tidak adil dan membuatnya memberikan laporan palsu terhadap kematian atas dirinya pada tahun tahun 1994. Dia kemudian membelot ke Austria. Namun sekarang dia telah membahayakan dirinya dengan muncul ke depan publik.

Jong-ryul juga takut agen rahasia Korea Utara akan segera memburunya dan menyakiti keluarganya di Korea Utara. Meski demikian dia mengaku tidak menyesal telah berbicara kepada publik.
Siapakah Kim Jong il?

* Pemimpin Korea Utara 'Dear Leader' adalah karakter yang terisolasi ditengah orang yang banyak memuja dirinya
* Menggantikan ayahnya Kim Il sung, pendiri Korea Utara yang meninggal tahun 1994
* Kim Jong il oleh barat dilihat sebagai ahli manipulasi dan orang yang penuh halusinasi
* Kim juga dinilai punya reputasi sebagai peminum, playboy dan orang yang merasa cemas dengan kesehatannya

(sumber: bbc.co.uk)

Komentari tulisan ini


[New post] Hobi Belanja Mewah Kim Dibukukan Selanjutnya...

Sunday, March 7, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Banteng (Bos javanicus) Semakin Terancam

Posted: 07 Mar 2010 07:29 AM PST

Banteng Liar atau biasa disebut dengan Banteng saja merupakan hewan mamalia yang berkerabat dengan sapi. Banteng Jawa (Bos javanicus) merupakan satu dari 5 (lima) spesies Banteng yang ada di dunia (satu spesies telah punah). Banteng (Bos javanicus) terdiri atas tiga subspesies (sub-jenis) yakni Bos javanicus javanicus (terdapat di Jawa, Madura, dan Bali, Indonesia), Bos javanicus lowi [...]

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Saturday, March 6, 2010

[New post] Gerakan Literasi, TBM Potensi Gerakkan Budaya Membaca

Gerakan Literasi, TBM Potensi Gerakkan Budaya Membaca

dekadeku | 7 Maret 2010 pada 1:47 am | Tag: Budaya Membaca, Gerakan Literasi, TBM | Categories: Info Unik Seputar Buku | URL: http://wp.me/pGrDA-90

Sebuah taman bacaan (foto: detik.com)JAKARTA--Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang saat ini jumlahnya sekitar 5.000 di seluruh Indonesia merupakan potensi besar untuk menggerakan literasi dan budaya membaca.  Guna memasyarakatkan TBM, Forum TBM Indonesia dalam lima tahun ini mengkampanyekan 'Gerakkan Literasi Lokal Untuk Indonesia Membaca'.

Ketua Forum TBM Indonesia, Heri Hendrayana, yang baru terpilih dalam konsolidasi Forum TBM Indonesia akhir Februari lalu mengatakan, program literasi lokal merupakan kegiatan yang dirancang sendiri oleh TBM-TBM yang ada di Tanah Air. Bentuk kegiatan terkait literasi antara lain pelatihan, pertunjukan, aneka lomba, dan pengumpulan buku atau wakaf buku dari masyarakat untuk TBM setempat.

Salah satu kegiatan yang telah berlangsung ialah 'Cipanas Membaca', pekan lalu, dan akan menjalar ke berbagai daerah lain seperti Padang, Riau, Makasar, Samarinda, serta berbagai daerah lain dalam waktu dekat. Gerakkan Literasi Lokal Untuk Indonesia Membaca menjadi misi Forum TBM Indonesia selama lima tahun ke depan.

Heri yang juga pimpinan taman bacaan Rumah Dunia Serang, mengungkapkan, TBM berada di garda depan dalam pemberantasan buta aksara dan menumbuhkan minat baca. TBM mudah diakses masyarakat, tidak ekslusif, dan membumi.

"Selama ini, sejumlah fasilitas membaca seperti perpustakaan terasa menakutkan karena terkesan hanya orang sekolahan yang masuk ke dalamnya," ujar Heri atau lebih dikenal sebagai Gola Gong, penulis novel Balada Si Roy itu,

Hery berpandangan, sumber persoalan ketertinggalan literasi masyarakat terletak  di akar rumput. "Mereka dapat mengeja, tetapi belum tentu terampil membaca. Peningkatan profesionalisme TBM akan ikut mempercepat Indonesia untuk mengejar ketertinggalan," katanya.

Hery berharap kehadiran lewat Forum TBM Indonesia, taman-taman bacaan yang ada dapat difasilitasi untuk berbagi praktik cerdas dan terbaik pengelolaan sehingga taman bacaan dapat dikelola secara lebih kreatif dan profesional.

Komentari tulisan ini


[New post] Gerakan Literasi, TBM Potensi Gerakkan Budaya Membaca Selanjutnya...

Potlot Adventure

Potlot Adventure


Sebentuk Kisah Cinta Abadi

Posted: 06 Mar 2010 02:18 AM PST

Legenda Roro Mendut dan Pronocitro, bagi masyarakat Jawa tak kalah seru dari Romeo-Juliet. Petilasannya di Sendangtirto, Berbah, Yogyakarta.

Setiap orang memiliki definisi tersendiri mengenai cinta. Keindahan kata tersebut pun teruntai dalam bahasa universal yang paling mudah untuk diucapkan dan dirasakan oleh makhluk hidup bernama manusia.

Namun, apa jadinya jika cinta berubah menjadi sebuah pengorbanan? Berawal dari perasaan ingin saling berbagi atau memberikan kasih sayang kepada orang yang dicintai, maka, muncul pengorbanan atas dasar cinta. Tentu saja, hal ini membuat ikatan suatu hubungan antara dua orang menjadi kuat.

Cinta pun mempunyai kisahnya sendiri. Sebut saja, dongeng, legenda, bahkan kisah nyata yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Dan, setiap rangkaian cerita tersebut tidak lekang oleh perjalanan waktu.

Jika di Barat ada kisah percintaan Romeo & Juliet, Indonesia mempunyai legenda Roro Mendut-Pronocitro, kisah cinta dari tanah Jawa yang begitu terkenal ditengah masyarakat. Roro Mendut hidup di era Kerajaan Mataram, di bawah kekuasaan Sultan Agung pada 1600-an.

Alkisah, sejak kecil Roro Mendut diasuh Adipati Pati. Saat itu, Sultan Agung yang berniat menaklukkan kerajaan-kerajaan kecil di pesisir Jawa, mengutus Tumenggung Wiraguna untuk menguasai Pati. Usai Pati diambil alih Wiraguna, Sang Adipati menyerahkan anak gadisnya, Roro Mendut sebagai tanda taklukan pada Wiraguna. Kemudian, Roro Mendut diboyong menuju Mataram.

Padahal, Roro Mendut sudah merajut cinta dengan seorang pemuda bernama Pronocitro. Karena tidak rela kekasihnya pergi bersama pria lain, Pronocitro pun mengikuti jejaknya ke Mataram. Setibanya di Mataram, Pronocitro menyamar jadi pekatik (pegawai yang merawat kuda prajurit dan raja). Keadaan tersebut dijadikan kesempatan pemuda itu agar bisa bertemu Roro Mendut.

Sementara, Roro Mendut bakal disunting oleh Wiraguna yang usianya jauh lebih tua dari gadis itu. Namun, Roro Mendut tidak terima dan memilih setia pada Pronocitro. Ia pun menolak tinggal di lingkungan istana. Hal ini membuat Wiraguna marah dan ingin membuat Roro Mendut menderita, dengan cara memberikan pajak kepada gadis itu.

Keinginannya untuk keluar dari lingkup istana yang semakin besar, membuat Roro Mendut menyanggupi tantangan tersebut. Ia pun menjual rokok pada setiap pria, baik muda maupun tua. Pesona kecantikan Roro Mendut seolah-olah menyihir para pria, hingga mereka mau membeli rokok buatan Roro Mendut. Dari hasil menjual rokok, gadis itu mampu menunjukkan pada Wiraguna bahwa ia bisa berhasil hidup di luar istana.

Namun, sayangnya pertemuan Roro Mendut dan Pronocitro yang berlangsung diam-diam itu, perlahan diketahui Wiraguna. Tumenggung yang memergoki mereka sedang berdua menjadi naik pitam. Ia langsung mencabut keris pusaka miliknya dan menghujamkan keris tersebut ke tubuh Pronocitro. Pasangan yang sedang bermadukasih ini pun terkejut. Melihat Pronocitro diserang, Roro Mendut membalikkan badannya seolah menutupi dan menjadi perisai tubuh kekasihnya.

Keris Wiraguna akhirnya menusuk punggung belakang Roro Mendut. Namun sayang, keris itu juga menembus sampai menusuk ke dada Pronocitro, tewaslah sepasang kekasih ini secara bersamaan. Roro Mendut tewas ketika memeluk kekasihnya.

Kematian Roro Mendut merupakan pembuktian dari seorang perempuan yang menggugat kemapanan dan kekuasaan patriarkis. Dia merupakan sosok wanita yang bisa melawan tindakan anarkis dari orang yang mempunyai kekuatan dan kekuasaan.

Dilain pihak, kisah perjalanan cinta sepasang kekasih ini harus berakhir dengan kematian yang tragis. Legenda Roro Mendut pun menyajikan sebuah bentuk kisah cinta abadi bagi masyarakat Jawa.

Hingga saat ini, petilasan Roro Mendut yang terletak di sebelah timur Kota Yogyakarta, tepatnya di wilayah Dusun Gandu, Sendangtirto, Berbah, Sleman, masih ramai dikunjungi para wisatawan atau peziarah. Bahkan, di sekitar lingkungan petilasan banyak warga yang menjual rokok. Mereka beranggapan, dengan menjual rokok dapat meraih penghasilan yang besar seperti dulu, waktu Roro Mendut berjualan barang yang sama.

Sumber: Majalah Travel Club

Potlot Adventure Selanjutnya...

Thursday, March 4, 2010

Anang's Blog

Anang's Blog


Modifikasi Motor

Posted: 03 Mar 2010 06:48 AM PST


Hmm.. Kalau setahun yang lalu saya bercerita tentang modifikasi jok motor. Nah, sekarang ini tentang masalah modifikasi motor. Saya menjadi tertarik karena mengamati karena banyak orang mencoba mengubah tampilan dan struktur motor untuk menyesuaikan dengan keinginan dan kenyamanan berkendara.....

Kebetulan saat berkendara menyusuri ribuan kilometer saya sering menemukan modifikasi motor yang aneh-aneh dan nyentrik... Sebagian merupakan ekspresi seni dan pemunculan rasa kepuasan pemiliknya terhadap hasil modifikasi yang telah dilakukan. Sebagian yang lain memilih memodif kendaraan mereka agar terasa lebih nyaman saat dikendarai.

Nah, yang terakhir itu bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Sebuah keluarga mengubah tampilan vespa mereka dengan tambahan kursi penumpang di samping kiri kendaraan.... Tujuannya adalah supaya bisa menampung lebih banyak penumpang.... Meskipun pilihan tersebut mengandung resiko dengan sedikit mengabaikan tingkat keamanan..... Yah, meskipun terlihat dua kepala si kecil terbungkus helm.

Nyaman

Yah.. Lagi-lagi pilihan yang susah saat hidup terasa semakin sulit... Naik kendaraan umum, mahal dan waktu lebih lama...... Belum lagi kalau macetttt......

Makanya saya tetap setia mengendarai motor legendaris... Hihi...

Anang's Blog Selanjutnya...

Wednesday, March 3, 2010

Alamendah's Blog

Alamendah's Blog


Kokoleceran Flora Misterius Dari Ujung Kulon

Posted: 03 Mar 2010 07:14 AM PST

Kokoleceran adalah maskot provinsi Banten yang merupakan salah satu tanaman endemik Banten yang dipercaya hanya terdapat di Taman Nasional Ujung Kulon. Saya tidak membahas kokoleceran yang berupa permainan tradisional dengan baling-baling bambu. Tetapi kokoleceran yang merupakan tanaman langka bernama ilmiah Vatica bantamensis, yang menjadi flora identitas provinsi Banten namun keberadaannya sangat misterius. Saya sendiri belum sekalipun [...]

Alamendah's Blog Selanjutnya...

Aku Ingin Hijau

Aku Ingin Hijau


Propaganda Perang Relevan untuk Lingkungan

Posted: 02 Mar 2010 09:33 PM PST

Kalau anda perhatikan, maka poster propaganda saat perang dunia ini juga masih relevan dalam perang melawan pemanasan global. Penghamburan makanan jelas merupakan salah satu penghematan konsumsi makanan sehingga untuk saat perang, makanan tersebut dapat di konsumsi oleh yang lebih membutuhkan seperti tentara. Untuk kita di masa kini, kita tidak menghamburkan makanan untuk mengurangi jejak karbon kita dan tetap membantu negara kita.


Filed under: Berita Lingkungan Global, Lingkungan Rumah, Manifesto Hijau

Aku Ingin Hijau Selanjutnya...